Penyelundupan Narkoba ke Lapas Ngawi Lewat Sandal Dibongkar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi - Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto didampingi Kalapas Ngawi Siswarno, bersama Kasat Narkoba AKP Ipung dan Kasi Humas Iptu Dian menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus narkotika di Media Center Polres Ngawi, pada Kamis (8/8/2024).

Ungkap kasus tersebut di TKP (tempat kejadian perkara) penjagaan pintu masuk Lapas kelas II B Ngawi Masuk Kel. Margomulyo Kec/Kab Ngawi, pada hari Selasa (2/7/2024) sekira pukul 18.00 WIB.

"Identitas pelaku adalah ES, salah satu napi di Lapas Ngawi," tutur Kapolres Ngawi.

Sebagaimana dijelaskan oleh Kalapas Ngawi, bahwa pada hari Selasa tanggal 2 Juli 2024 pukul 17.45 WIB petugas penjagaan pintu Lapas kelas II B Ngawi mencurigai ES (24), yang beralamat di Dsn. Kepuh Ds. Gayam Kec. Kendal Kab. Ngawi setelah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Ngawi.

"Kami curiga karena sandal yang digunakan ES berbeda saat berangkat dan kembalinya, sehingga Kami melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Ngawi dan ditindak lanjuti," jelas Kalapas Ngawi.

ES menggunakan sandal yang berbeda dari saat berangkat sidang ke Pengadilan Negeri Ngawi, kemudian petugas penjagaan pintu Lapas kelas II B Ngawi melaporkan kecurigaan tersebut kepada Polres Ngawi, kemudian pada hari yang sama sekira pukul 18.00 WIB anggota Satresnarkoba Polres Ngawi datang ke Lapas Kelas II B Ngawi. 

Selanjutnya petugas penjagaan pintu Lapas kelas II B Ngawi melakukan penggeledahan yang didampingi anggota Satresnarkoba Polres Ngawi terhadap ES, dan ternyata memang benar di dalam sandal yang dipakai ES terdapat narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Dari tersangka diamankan barang bukti berupa 1 (satu) pasang sendal warna coklat merk NEW ERA yang sandal sisi sebelah kanan didalamnya berisi 1 (satu) buah plastik klip warna bening yang berisi 9 (sembilan) butir Pil Ekstasi warna biru dan sandal sisi sebelah kiri didalamnya berisi 1 (satu) tisu warna putih yang berisi 4 (empat) buah plastik klip warna bening yang berisi serbuk kristal warna putih yang diduga Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu dengan berat kotor: ± 4,85 (empat koma delapan puluh lima) gram. ng-01/ham

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…