Idap Sakit Jiwa, Ayah Kandung Dibunuh

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga desa Penataran Kec Nglegok Kabupaten Blitar dikejutkan tewasnya Kakek berusia 94 tahun di teras belakang rumahnya. Kejadian yang menimpa Kakek Abdul Rokim pada Sabtu (10/8) itu membuat warga sekitar gempar. Awalnya korban ditemukan Masduki (52) anak pertamanya, setelah dilakukan pertolongan oleh saudara-saudaranya, korban tak tertolong, dan dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Nglegok.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota Sukamto SH melalui Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar SH mengatakan peristiwa tersebut dilakukan oleh anak kandungnya sendiri yang diduga alami gangguan jiwa (ODGJ), sebelum kejadian saksi Masduki anak pertama korban, menjenguk bapaknya (korban) karena hidup serumah dengan Miftakul Huda yang alami gangguan jiwa, karena beberapa hari sebelum kejadian Miftakul kambuh, dengan tingkah lakunya yang mengkhawatirkan.

"Saat mengunjungi orang tuanya, saksi Masduki melihat adiknya (Miftakul) marah-marah, dan saksi berusaha menenangkan, karena pelaku kembali mereda dari marahnya dan tenang, saksi sekitar pukul 10.00 pulang ke rumahnya yang tak jauh dari TKP untuk mandi dan sarapan," terang Iptu Samsul Anwar.

Untuk diketahui bahwa pelaku Miftakul Huda mengidap gangguan jiwa sudah lama, dengan kondisi itu korban dan pelaku hidup serumah, menurut tetangganya Miftakul sering kambuh, sedang saat kejadian tersebut tidak ada yang mengetahui,  sementara Miftakul dititipkan ke Polsek Nglegok, selanjutnya  koordinasi dengan pihak kesehatan dan keluarganya untuk dirujuk ke RSJ.

"Ketika peristiwa tersebut di rumah korban ada dua orang kerabat korban, sekitar pukul 11.00 saksi Masduki kembali jenguk ayahnya, dan melihat ayahnya tergeletak di teras rumah bagian belakang, dengan posisi tertelungkup di lantai, disertai lumuran darah pada kepala dan tubuh korban, dan disisi korban ada sepotong gagang cangkul yang ada darah, langsung saksi minta bantuan tetangganya, ketika dilihat korban sudah meninggal dunia, sementara Miftakul dicari warga, berada di kandang sapi milik tetangganya," tambah Iptu Samsul se ijin Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo PS. SH S.IK pada wartawan, Minggu (11/8).

Setelah dilakukan upaya pembersihan korban, dilakukan pemeriksaan luar tubuh korban oleh Dinkes Puskesmas Kec Nglegok yang disaksikan petugas Polsek Nglegok masyarakat dan keluarga korban.

"Untuk BB sebatang kayu bekas pacul diamankan ke Polsek Nglegok, selanjutnya koordinasi dngan pihak Dinkes untuk tindak lanjut terhadap pelaku," pungkas Iptu Samsul Anwar. Les

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Percepat Perlindungan BPJS-TK untuk 11 Ribu Pekerja

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Percepat Perlindungan BPJS-TK untuk 11 Ribu Pekerja

Selasa, 24 Feb 2026 11:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk mensejahterakan pekerja lokal serta mendorong perusahaan swasta…