Wacana Pupuk Subsidi Diganti BLT, Petani di Madiun Kurang Setuju

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pembagian pupuk subsidi di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Ilustrasi. Pembagian pupuk subsidi di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini tersiar wacana pemerintah perihal pupuk subsidi yang nantinya akan diganti dengan bantuan langsung tunai (BLT). Hal itu disampaikan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Namun, wacana tersebut menuai kritik para petani.

Salah satunya, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Madiun Suharno, yang kurang setuju lantaran BLT pengganti pupuk subsidi dinilai kurang tepat. 

"Intinya statement deputi dan Pak Luhut menjelaskan bahwa subsidi pupuk diganti BLT. Petani membuat rekening per individu. Petani membeli pupuk non subsidi. Kami khawatir BLT pengganti pupuk subsidi tidak tepat sasaran. Yang namanya uang, kalau sudah di tangan, ada kebutuhan yang lain pasti akan terpakai. Akhirnya tidak beli pupuk," kata Suharno, Senin (12/08/2024).

Lebih lanjut, dikhawatirkan justru menimbulkan gejolak baru. Seperti pendataan ulang petani dan penggunaan uang BLT tidak tepat sasaran. Pasalnya, saat ini masih banyak data petani yang belum valid. Sehingga yang sebenarnya diharapkan petani hanyalah kemudahan mendapatkan pupuk subsidi.

"Kalau kami ingin bagaimana bisa beli subsidi, tidak perlu bertele-tele. Data petani sampai sekarang belum valid, artinya siapa pemilik, penyewa, penggarap lahan belum jelas. Dan, itu (pupuk subsidi diganti BLT) membuat petani panik " jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Kemenko Marves mengungkapkan keinginan kedepannya subsidi yang digelontorkan pemerintah seharusnya diberikan langsung kepada petani yang membutuhkan pupuk subsidi. Luhut menyebut nantinya pupuk subsidi akan diberikan langsung secara tunai kepada petani.

"Pupuk kan Rp 30 triliun tuh seperti ini. Sekarang kami direct saja, target. Jadi memang petani yang dapat, harus dapat apa namanya itu, subsidi pupuk. Ya kami kirim duitnya. Nah, nanti beli ke e-catalog pupuknya," jelas Luhut. md-01/dsy

Berita Terbaru

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto sukses melaksanakan kegiatan Ekspos Manajemen Talenta di kantor Badan Kepegawaian Negara (…

Sidoarjo Sikat Habis Rokok Ilegal! Wabup Mimik Idayana Pimpin Pemusnahan 9 Juta Batang Rokok Senilai Rp13,5 Miliar

Sidoarjo Sikat Habis Rokok Ilegal! Wabup Mimik Idayana Pimpin Pemusnahan 9 Juta Batang Rokok Senilai Rp13,5 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 17:12 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Sidoarjo terus m…

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial  ‎

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial ‎

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta sidang dugaan korupsi berkedok corporate social responsibility (CSR) yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif Maidi kembali men…

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kegiatan tersebut  merupakan bentuk komitmen PT KAI Daop 7 Madiun dalam menghadirkan layanan transportasi yang ramah lansia. …

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Anggota DPRD Kabupaten Sleman Raudi Akmal , telah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi hibah pariwisata Kabupaten Sleman…

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selebritas Raffi Ahmad, melalui PT RANS Intertainmen Indonesia Tbk (RANS) masuk dalam antrean pencatatan perdana saham atau…