PBNU Temui Jokowi, Cak Imin Sowan ke Wapres Ma'ruf

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua hari ini antara Ketum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Ketua Umum PBNU show of force. Gus Yahya, sudah menemui Presiden Joko Widodo di Istana. Cak Imin masih menjadwal sowan ke Wapres Ma'ruf Amin.

Cak Imin menyebut ingin mengundang langsung Wapres Ma'ruf Amin ke Muktamar ke-6 PKB di Bali.

"Iya kami akan menghadap ke Wapres untuk mengundang beliau di Muktamar PKB tanggal 24 dan sekaligus memohon kesediaan beliau untuk memberi arahan kepada peserta muktamar," kata Cak Imin kepada wartawan di kantor DPP PKB, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024).

Cak Imin tidak menutup kemungkinan dalam pertemuan tersebut akan membahas soal panasnya hubungan PBNU dengan PKB. Apalagi, kata dia, Wapres Ma'ruf merupakan salah satu pendiri PKB.

 

Cak Imin Gak Tahu

Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku tidak mengetahui pertemuan yang terjadi antara elite PBNU dan Presiden Joko Widodo di Istana.

Wartawan juga menanyakan apakah Gus Yahya akan melaporkan konflik antara PBNU dan PKB kepada Presiden. Namun, Gus Yahya tidak memberikan jawaban tegas mengenai hal ini

Setelah pertemuan, Gus Yahya mengungkapkan, tujuan utamanya adalah untuk mendampingi dua petinggi PBNU yang ingin menyampaikan terima kasih kepada Presiden atas dukungan selama dua periode pemerintahannya. Di antaranya, membantu pengembangan Universitas NU di Yogyakarta dan menghubungkan NU dengan Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed.

 

Jokowi Tanya Konflik PBNU PKB

Selain itu, Gus Yahya mengatakan, Presiden Jokowi menanyakan tentang konflik PBNU dan PKB. Gus Yahya mengaku telah memberikan penjelasan dan Presiden Jokowi dapat memahami situasi tersebut. "Ya tadi disinggung sedikit, beliau (Presiden) bertanya lah ya, ini ada apa, dan kami jelaskan. Kami jelaskan semuanya dan beliau bisa memahami, menerima dengan baik," ujar Gus Yahya usai bertemu Jokowi.

 

Respon Cak Imin

Cak Imin pun enggan mengomentari pertemuan tersebut. "Wah saya nggak tahu," ujar Cak Imin kepada wartawan di Pondok Pesantren Darul Rahman, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2024).

Seperti diketahui, pertemuan elite PBNU dengan Presiden Jokowi terjadi pada Rabu (14/8/2024) sore di Istana Negara. Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menghadap Jokowi didampingi Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dan Wakil Rais Aam PBNU Anwar Iskandar.

Gus Yahya pun mengungkap Presiden Jokowi sempat menyinggung polemik PBNU dengan PKB saat bertemu di Istana Negara, Jakarta. Gus Yahya menyatakan Jokowi memaklumi polemik tersebut.

"Ya tadi disinggung sedikit beliau bertanyalah ya, ini ada apa (antara PBNU dan PKB), dan kami jelaskan. Kami jelaskan semuanya dan beliau bisa memahami, menerima dengan baik," kata Gus Yahya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/8).

Gus Yahya mengatakan Jokowi tidak dalam hal memberikan solusi. Sebab, hal ini merupakan urusan organisasi.

"Ya itu kan nanti urusan kami sendiri solusinya," ujarnya.

 

Jokowi Hanya Bertanya

Gus Yahya mengatakan dirinya memberikan penjelasan soal hubungan PBNU dengan PKB saat ditanya Jokowi. Ia menekankan Jokowi hanya bertanya dan tidak memberikan masukan apa pun.

"Ya kan sudah saya bilang tadi, ndak ada. Memang disinggung, tapi ya kami jelaskan saja karena beliau belum perhatikan jugalah ada masalah seperti ini, beliau perhatikan. Ya kami jelaskan apa yang terjadi, beliau bisa memahami, menerima dengan baik," ucapnya. n jk/erc/ant/rmc

Berita Terbaru

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…