NU Bergejolak, 200 PCNU dan 18 PWNU Gelisah dan Resah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kini ada tokoh NU mengeklaim sebanyak 200 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan 18 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di seluruh Indonesia, menyampaikan kegelisahan dan keresahan tentang PBNU.

Keresahan itu mereka sampaikan kepada para perwakilan ulama yang hadir di Musyawarah Besar (Mubes) Alim Ulama, di Bangkalan, Jawa Timur, pertengahan Agustus lalu.

Saat ini berhembus Musyawarah Besar (Mubes) Alim Ulama. Mubes ini mendorong pelaksanaan Muktamar Luar Biasa (MLB) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Juga segera membentuk presidium di daerah-daerah.

Demikian dinyatakan Juru Bicara Mubes Alim Ulama NU, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, kemarin.

"Terdekat kita akan keliling ke wilayah-wilayah, karena banyak permintaan untuk membentuk presidium di daerah-daerah," kata Gus Salam, dikutip dari CNN Indonesia, Senin (16/9/2024).

Gus Salam mengatakan, saat ini sudah ada sejumlah PCNU dan PWNU yang mendukung langkah MLB itu. Namun ia belum bisa mengungkap jumlahnya.

Alasan Gus Salam, ada pihak-pihak yang menekan PCNU dan PWNU yang mendukung MLB tersebut.

"Hampir merata di semua wilayah. Untuk PWNU & PCNU belum bisa kami buka sekarang, karena bagian dari strategi dan menjaga kerahasiaan, karena semua PCNU hari mendapat tekanan," katanya.

Gus Salam pun menargetkan pihaknya menggelar Pra-MLB pada Oktober 2024 mendatang. Dari acara itu mereka akan menentukan waktu dan tempat gelaran MLB.

"Mungkin awal Oktober kita menggelar Pra-MLB, dari hasil pertemuan baru kita tentukan kapan dan tempat MLB," ucapnya.

Ia pun berharap, MLB PBNU bisa digelar tahun ini. Mereka akan menjalin komunikasi secara tertutup hingga waktunya tepat.

"Semoga MLB bisa dilakukan sebelum pergantian tahun, kepastiannya menunggu Pra-MLB. Kita terus komunikasi secara tertutup. Insya Allah ketika sudah waktunya, PW dan PC akan siap hadir di MLB," kata dia. n erc/rmc

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…