Selain Padi, Melon Kini Mulai Diminati Petani Tingkatkan Pendapatan 

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pjs Bupati Lamongan Abdul Rouf saat memetik melon di greenhouse di Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong Lamongan. SP/IST
Pjs Bupati Lamongan Abdul Rouf saat memetik melon di greenhouse di Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong Lamongan. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Petani di Lamongan terus berupaya untuk meningkatkan pendapatan, salah satunya selain menanam padi, musim kemarau dimanfaatkan sebagian petani menanam melon, dan kini melon menjadi salah satu komoditas diversifikasi yang unggul di Kabupaten Lamongan.

Seperti yang dilakukan oleh Mat Iskan. Petani asal Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong Lamongan ini, setidaknya sudah berhasil dalam menanam melon, meski menggunakan media Greenhouse.

Di lahan miliknya ini, Mat Iskan setidaknya sudah mempunyai 21 unit green house yang dimulai sejak tahun 2020 lalu, dan akan terus berkembang seiring dengan cara yang ia lakukan ini menarik para Milenial untuk bercocok tanam.

Pjs Bupati Lamongan Abdul Rouf saat melakukan petik melon pada Kamis (26/9) menyebutkan, saat ini di Kabupaten Lamongan komoditas yang sedang berkembang dan naik adalah melon, baik yang ditanam di lahan atau Tegal atau sawah ,juga lahan berupa greenhouse atau smart green house," tutur Abdul Rouf.

Kenaikan tersebut dapat dilihat dari produksi melon pada tahun 2023 mencapai 32.727 kuintal atau 3.272 ton. Sedangkan pada tahun 2024 (sampai bulan Agustus) produk melon di Kota Soto sudah mencapai 10.687 kuintal atau 1.069 ton. Produksi di tahun 2024 ini berada pada luas tanam 89 hektar, dengan luas panen mencapai 62 hektar.

"Produksi melon terus meningkat, rata-rata produktivitas melon di tahun 2024 adalah 171,60 Ku/Ha atau 17,16 Ton/Ha," ungkap Rouf.

 Menurut Rouf, melihat potensi melon yang terus berkembang signifikan maka diperlukan upaya optimal melalui hulu hilir pertanian. Selain itu peningkatan kapasitas kelembagaan petani juga diperhatikan dengan inisiasi dan pembinaan. 

Dengan kolaborasi inklusif tersebut dipastikan mampu mewujudkan pertanian inklusif yang semakin maju mandiri dan tangguh.

Salah satu upaya yang sudah dilakukan Pemkab Lamongan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan ialah pengembangan secara teknis budidaya melon. Yakni penerapan teknologi hidroponik di Kelompok Tani Putih Widhe Sendangharjo Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong.

Selain itu Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian  Kabupaten Lamongan juga aktif melakukan pendampingan budidaya melon, baik budidaya dengan menggunakan metode lahan maupun menggunakan smart greenhouse. jir

Berita Terbaru

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Aktivitas pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menunjukkan capaian signifikan sepanjang Januari hingga…