Bu Min Apresiasi Kegiatan Talk Show Kesehatan yang Digelar Dinkes dan KWG

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah saat membuka kegiatan talk show yang digelar Dinas Kesehatan dan Komunitas Wartawan Gresik di GNI Jl Pahlawan Gresik, Senin (30/9). SP/M Aidid
Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah saat membuka kegiatan talk show yang digelar Dinas Kesehatan dan Komunitas Wartawan Gresik di GNI Jl Pahlawan Gresik, Senin (30/9). SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gresik Aminatun Habibah minta agar semua pihak terkait ikut membantu penurunan angka kematian ibu dan bayi yang saat ini sedang naik di wilayah Kabupaten Gresik.

Hal itu disampaikan Aminatun Habibah yang juga Wakil Bupati Gresik saat membuka kegiatan talkshow bertemakan "Strategi Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Stunting Melalui Pendekatan Integrasi Layanan Prima di Kabupaten Gresik", bertempat di Gedung Nasional Gresik Jl Pahlawan, Senin (30/9).

Kegiatan tersebut digelar atas kolaborasi dan kerjasama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dan Komunitas Wartawan Gresik (KWG) dengan peserta para kepala dan dokter Puskesmas se-Kabupaten Gresik dan puluhan anggota KWG.

Pada kesempatan tersebut Plt Bupati Gresik yang akrab disapa Bu Min memberikan apresiasi kepada wartawan yang tergabung di KWG yang telah berinisiatif memberikan gagasan untuk pencegahan stunting melalui acara talk show ini.

“Media berperan penting dalam mengedukasi masyarakat serta penguatan kolaborasi pentahelix dalam aksi konvergensi pencegahan stunting di Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min. 

Wabup menjelaskan salah satu penyebab tingginya angka stunting yaitu lingkungan yang kurang sehat. Hal ini mempengaruhi kualitas kesehatan bagi ibu dan anak.

“Maka dari itu, pada hari ini yang kita fokuskan adalah bagaimana integrasi pelayanan yang ada di puskesmas atau pelayanan primer ini bisa berjalan secara maksimal untuk melayani masyarakat di bawah,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Gresik Mukhibatul Khusnah menyampaikan, angka stunting pada 2022 mulai meningkat. Untuk mengatasinya perlu kolaborasi bersama.

“Pada 2024 kami sudah menerapkan integrasi layanan primer. Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh media, seluruh elemen agar integrasi layanan primer ini bisa menjadi strategi penurunan angka stunting bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Sedang Ketua KWG Miftahul Arif berharap dengan kolaborasi kegiatan antara Dinkes dan KWG ini menjadikan  program kesehatan yang sudah dicanangkan semakin sampai ke tengah masyarakat. "Semoga ke depan kolaborasi kegiatan semacam talk show ini semakin ditingkatkan kualitasnya," harap jurnalis CNN Indonesia itu.

Pada kegiatan talk show kali ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Gresik Terpilih Lutfi Dhawam dari Fraksi Partai Gerindra. Dhawam juga menjadi salah satu narasumber dari talk show. grs

Berita Terbaru

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Kasus dugaan keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus meluas. Hingga Rabu (…

Freeport Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Freeport Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 15:48 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan PT Freeport Indonesia (PTFI). P…

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di petak…