Silaturahmi ke PCNU Kota Kediri, Ketua Tim Pemenangan FREN Ungkit Bantuan Rp 46 M

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mantan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar sekaligus suami cawali Kediri nomor urut dua
Mantan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar sekaligus suami cawali Kediri nomor urut dua

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Agenda silaturahmi calon walikota Kediri Ferry Silviana Feronica dan wakilnya Regina Nadya Suwono (FREN) ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat, pada Jumat (27/9/2024) lalu meninggalkan polemik. Ketua Tim Pemenangan FREN Abdullah Abu Bakar mengungkit-ungkit bantuan ke organisasi Islam tersebut.

Mantan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar sekaligus suami cawali Kediri nomor urut dua, Ferry Silviana Feronica mengungkit bantuan yang pernah dikucurkan oleh Pemerintah Kota Kediri ke PCNU. Dia menyebut telah mengeluarkan anggaran puluhan miliar di eranya untuk NU Kota Kediri.

“Anggaran yang sudah kita keluarkan ya kurang lebih sekitar Rp50 miliar untuk kegiatan kegiatan masjid, musala. Lalu juga guru madrasah, diniyah itu juga kurang lebih sekitar 50-an (miliar) lebih. Jadi ini yang perlu saya sampaikan, karena dulu saya pernah ditanya, jane Pemerintah Kota itu ngetokne anggarane piro to dinggo (PCNU Kota Kediri),” terang pria yang akrab disapa Mas Abu itu dalam sambutannya.

Lanjut sambutan Mas Abu, anggaran untuk madin kurang lebih Rp2,5 miliar dalam satu tahun. Lantas guru TPQ sebesar Rp4,9 miliar dan untuk majelis taklim sebesar Rp504 juta dalam kurun waktu satu tahun.

“Lalu dalam tahun 2018-2024 kami sudah mengucurkan untuk musala, masjid, TPA, TPQ, PCNU itu sebensar Rp46 miliar. Itu besaran anggaran yang kami keluarkan pada waktu itu dan harapan kami ke depan tentu ini harus dirangkai kembali, dirakit kembali supaya ke depan kita bisa saling mengisi kekosongan di Kota Kediri,” beber Mas Abu.

Selain ke organisasi NU, Ketua DPD PAN Kota Kediri ini juga mengungkit kembali tentang jalinan kerjasamanya dengan Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab). Dia sudah memberikan dukungan dan pendananan untuk agenda wakaf tempat ibadah umat Islam yang dikerjakan oleh Gus Ab.

“Selama kepemimpinan saya, saya bekerjasama dengan NU untuk banyak hal termasuk perbaikan musala dan masjid. Lalu Gus Ab kemarin ada masalah wakaf itu juga diurusi. Karena ada beberapa wakaf yang diakusisi oleh ahli warisnya, akhirnya kita tidak bisa bantu,” ucap Mas Abu.

Terpisah, Wakil Ketua Ranting Tanfidziah NU Kelurahan Banjaran, Kota Kediri Katino menyayangkan pernyataan mantan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar tersebut. Selain karena dana itu bersumber dari APBD bukan uang pribadi, menurutnya, sangat tidak etis disampaikan pada momentum tahun politik seperti saat ini karena bisa memicu pergolakan, utamanya di kalangan warga nahdliyin.

“Ini harus diluruskan supaya warga NU tidak bertanya-tanya, hibah sebesar itu bagi NU sendiri sampai dimana, karena banyak elemen-elemen. Jadi bukan hanya ke NU saja tetapi untuk elemen lain,” kecam Katino.

Mengurusi organisasi keagamaan dengan cara membina dan memberi dana hibah, imbuh Anggota DPRD Kota Kediri dari Partai Gerindra ini adalah kewajiban setiap kepala daerah. Termasuk juga Abdullah Abu Bakar saat dirinya menjabat sebagai walikota.

“Selama ini Pemkot Kediri selain ke NU juga memberi hibah ke Muhammadiyah dan ormas lain. Tetapi statemennya memberi hibah ke NU senilai Rp46 miliar. Uang dari APBD itu tidak perlu diutarakan, karena ini tahun politik akan menjadi polemik,” tegas Katino.

Sementara itu, Rois Syuriah PCNU Kota Kediri Ahmad Subakir enggan menanggapi polemik tersebut. Pihaknya memilih untuk mepersilahkan publik menanggapi pernyataan dari Mas Abu yang mengungkit-ungkit bantuan itu.

“Kami beranggapan munculnya ungkapan bantuan ke PCNU tak perlu ditanggapi. Biarkan publik yang menilai,” jawab Subakir singkat. Can

Berita Terbaru

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…