Ketua PCNU Terpilih Lamongan, Inginkan Fatayat Dampingi Pesantren Wujudkan Ramah Lingkungan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua PCNU Lamongan terpilih Dr. (HC) KH. Syahrul Munir, M. Pd saat memberikan pembekalan kepada calon pengurus PC Fatayat.  FOTO:SP/MUHAJIRIN
Ketua PCNU Lamongan terpilih Dr. (HC) KH. Syahrul Munir, M. Pd saat memberikan pembekalan kepada calon pengurus PC Fatayat. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ketua PCNU Lamongan terpilih Dr. (HC) KH. Syahrul Munir, M. Pd mengajak PC Fatayat NU untuk ikut berperan aktif dalam pendampingan pesantren untuk mewujudkan ramah lingkungan, dan tetap merawat yang menjadi salah satu khasnya santri, yakni takdzim kepada para kyai agar mendapat barokah dalam kehidupannya.

Hal itu disampaikannya di hadapan pengurus PC Fatayat NU Lamongan periode 2025-2030, dalam Ta'aruf dan Penandatangan Pakta Integritas di Hall RM. Aqila Minggu (25/5/2025), dengan mengusung tema "Merajut Kebersamaan, Meneguhkan Komitmen untuk Organisasi Yang Lebih Bermakna".

Disebutkannya, Pesantren ramah lingkungan adalah sebagai bagian dari upaya mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, dengan kepedulian terhadap ekosistem sekitar. "Fatayat harus ikut membantu mewujudkan itu," harapnya.

Apalagi pesantren memiliki peran strategis dalam mengedukasi santri tentang pentingnya menjaga lingkungan, dengan harapan pesantren sebagai pusat pembelajaran dan aksi nyata dalam pelestarian alam. Ini adalah bentuk dakwah bil hal yang nyata.

Pendampingan yang dilakukan itu tambah Gus Syahrul panggilan akrabnya, meliputi pelatihan pengelolaan sampah, penanaman pohon, pembuatan kompos, hingga kampanye hemat air dan energi. Kegiatan ini melibatkan para santri dan pengasuh pesantren agar tercipta kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.

Selain itu, pria yang juga pendidik di lembaga pendidikan Pondok Pesantren Sunan Drajat tersebut juga berpesan dalam setiap langkah dalam memajukan Fatayat, pengurus diminta untuk melestarikan dan merawat yang menjadi salah satu khasnya santri, yakni takdzim kepada para kyai agar mendapat barokah dalam kehidupannya. "Takdzim pada guru dan kyai harus terus dirawat, agar kita semua mendapatkan keberkahan dalam menjalani kehidupan ini," pesannya.

Sementara itu, Dewi Maslahatul Umah, M. Pd, ketua PC Fatayat Lamongan terpilih dalam kesempatan Ta'aruf calon pengurus PC Fatayat NU Lamongan mengatakan, kalau pengurus Fatayat harus memiliki loyalitas, komitmen yang tinggi terhadap organisasi. 

Selain itu, pengurus Fatayat juga harus saling mendukung, dan saling menguatkan antar pengurus, demi kemajuan Fatayat NU. "Mari bergandengan tangan untuk mewujudkan Fatayat NU Lamongan yang mempunyai makna dalam melayani umat, mengedepankan prinsip kebermanfaatan dan kemaslahatan untuk ummat,"ajaknya.jir

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…