Usai Terjun Bebas, Harga Kubis di Pasaran Lumajang Naik Drastis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjual kubis di pasar tradisional Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ
Ilustrasi. Penjual kubis di pasar tradisional Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pasca terjun bebas beberapa hari yang lalu, kini para petani Kubis di Lumajang, Jawa Timur kembali sumringah. Pasalnya, harga komoditas tersebut mulai merangkak naik, dari Rp 500 menjadi Rp 800 per kilogram (kg)-nya.

Bahkan saat ini, para pembeli dari Kabupaten Malang mulai berdatangan ke Lumajang. Melihat harga ini termasuk murah jika dibandingkan pada panen raya periode yang lalu bisa mencapai Rp 8.000 dalam setiap satu kilo Kubis.

“Kubis hasil panen Nurhadi berusia 85 hari dan saat ini mulai dipanen setelah dilakukan perawatan yang tentu saja tidak mudah mengingat tanaman Kubis sangat membutuhkan perhatian khusus agar Kubis berkualitas bagus," ujar Nur Hadi, salah satu petani Kubis Desa Argosari Kecamatan Senduro, Jumat (04/10/2024).

Para Petani Kubis baru bisa mendapatkan untung jika harga Kubis minimal mencapai Rp 1.500 dalam setiap satu kilo akan tetapi pasti merugi jika harga Kubis di bawah harga tersebut.

Sementara itu, terkait murahnya harga Kubis di pasaran saat ini dimungkinkan karena banjirnya barang di pasaran yang berdampak negatif terhadap harga Kubis pada masa panen raya di daerah pegunungan lereng Semeru ini.

Diketahui juga, selain kubis, harga sayuran lain di Lumajang juga mengalami kenaikan, seperti terong, kol, buncis, tomat, dan bawang merah. Kenaikan harga sayuran ini diduga disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu sehingga mempengaruhi hasil panen. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bekasi - Kapolres Metro Bekasi Kombes (Polwan) Sumarni, istri Direktur Penyidikan KPK Brigjen Polisi Asep Guntur Rahayu , tampak cekatan…

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ammar Zoni, aktor yang terlibat narkoba, masih menjalani sidang dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba. Usai menjalani…