350 Hektar Sawah di Wilayah Malang Kekeringan Gegara Dam Air Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi Dam Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang yang mengalami kerusakan. SP/ MLG
Kondisi Dam Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang yang mengalami kerusakan. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Warga di di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang mengalami kekeringan ekstrem akibat dam air di wilayah tersebut mengalami kerusakan di penahan air yang ambrol, sehingga tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Akibatnya, selain tidak dapat menampung air, juga banyak material bebatuan berukuran besar di tempat itu, sekitar 350 hektar sawah di desa tersebut mengalami kekeringan dan gagal panen. Disatu sisi, untuk perbaikan dam menelan anggaran yang besar, mengingat fungsi utama dan tersebut selain menahan air juga menjadi distribusi air ke area pertanian.

Meski demikian Kepala Desa Kedungbanteng, Arif Iskandar Fatoni mengatakan, pihaknya sudah mengajukan proposal mulai tingkat kabupaten hingga provinsi untuk memperbaiki dan yang rusak tersebut .

"Untuk dana pembangunan DAM sekelas Kedung Banteng Bawah itu bisa mencapai sekitar Rp 40 miliar," ujar Arif, Rabu (09/10/2024).

Lebih lanjut, pasalnya keberadaan dam tersebut memang sangat dibutuhkan oleh para petani. Keberadaan dam maupun bendungan dengan fungsi utamanya, juga bisa mewujudkan ketahanan pangan di tingkat Desa semakin kuat nantinya.

"Jika dam tersebut nanti berfungsi dengan baik untuk penampungan air, ke depannya bisa mengairi ratusan areal persawahan mulai dari Desa Kedung Banteng ini hingga di Desa Sitiarjo," ucapnya. 

Ditambah memasuki musim tanam padi, membutuhkan banyak irigasi air. Dan saat musim tanam hingga panen pun tidak sekali dua kali namun bisa dua hingga tiga kali per tahun. Sedangkan saat ini, para petani pasrah dengan kondisi yang ada.

"Perkiraan dengan masa panen padi tidak hanya satu kali dalam setahun, melainkan bisa dua hingga tiga kali per tahun," ungkapnya. 

Arif berharap, nantinya dapat ditemukan solusi untuk perbaikan dam tersebut. Diharapkan pemerintah baru nantinya dapat mewujudkan perbaikan dam tersebut.

"Ke depannya semoga bisa dibangun oleh pemerintahan baru nantinya yang fokus di ketahanan pangan. Karena program Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto, ketahanan pangan itu menjadi konsep utama," tuturnya. ml-02/dsy

Berita Terbaru

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Konsistensi Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali mendapat p…

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …