SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rabu (9/10/2024) sore, ada dua eks pejudi kasino ruko Tierra SOHO Darmo Harapan Surabaya, mendatangi kantor redaksi harian Surabaya Pagi. Satu berusia 59 tahun dan satu masih lebih muda, usia sekitar 47 tahun.
Keduanya diduga masuk dalam daftar "member" pejudi kasino ruko Tierra SOHO. Jadi, selama bulan September, bebas keluar masuk ruko yang selalu tampak tertutup. Pria yang lebih tua menyerahkan rekaman video, ada seorang pekerja keuangan mengeluarkan cek kepada pejudi.
Dalam video yang diserahkan ke saya, seorang pria keturunan dikerumuni beberapa orang. Suara berisik seperti orang menagih. Lalu pria keturunan, berambut agak botak menulis di atas selembar cek bertulis Bank BCA. Pria yang saat itu memakai polo shirt warna merah seperti bingung. Ia menyebut angka bahasa china. Ada yang menyaut angka dalam bahasa Indonesia.
Saat pria keturunan ini menulis di cek, ada pria lain merekam menggunakan HP-nya.
"Pria di video ini harus dilaporkan polisi dulu. Ini untuk buka jalan bongkar usaha judi casino ndek ruko SOHO. Kalau Polda serius, pasti terbongkar semua , tangkap sak bandar Edy," kata pria dengan dialek campuran bahasa Indonesia dan Mandarin.
Polri Deteksi Wajah Dalam Video
Pria yang punya kenalan orang IT di sebuah kampus swasta di Surabaya, mengatakan mendeteksi wajah dalam video seseorang bisa dilakukan polisi. Dengan alat yang dimiliki, Polri bisa mendapatkan hasil analisis video.
Analisa Polri bisa mendeteksi waktu perekaman. Polri bisa berapa kali wajah terdeteksi dalam video.
Juga lokasi wajah dalam frame video saat terdeteksi. Antara lain, penanda wajah seperti posisi mata kiri. "Secara teknis, Polri bisa deteksi set atribut wajah, yang meliputi:, Jenggot AgeRange, Emosi, Kacamata,, Jenis Kelamin, EyesOpen, Kumis MouthOpen, Senyum, dan Kacamata Hitam," katanya.
Usaha Kasino ini Terorganisir
Pria yang usia lebih muda, mengaku kenal dengan Edy. "Ini usaha kasino terorganisir. Dan ada struktur organisasinya. Polda bila mau bongkar, bisa periksa staf-staf Edy, termasuk pria botak di video," harapnya.
Tempat judi yang beroperasi di ruko Tierra SOHO dua lantai ini diduga dikelola oleh jaringan profesional. Hal ini didasarkan pada beberapa faktor, terutama lokasi strategis yang jauh dari keramaian kota mirip Genting KL Malaysia.
Ini menciptakan suasana yang mendukung kegiatan ilegal ini. Selain itu, penggunaan sistem koin sebagai pengganti uang tunai dalam taruhan menunjukkan adanya manajemen yang terencana dan profesional.
Selain itu, ada beberapa pegawai yang terdiri dari berbagai peran operasional, mulai dari admin, petugas keamanan, kasir, hingga petugas pemantau CCTV. Praktis, aktivitas judi ini tidak hanya melibatkan satu atau dua orang, tetapi telah melibatkan jaringan yang lebih luas dengan struktur yang jelas.
Informasi yang diperolehnya, omzet dari tempat judi kasino ini mencapai ratusan juta rupiah dalam sehari. Saat malam minggu, omzetnya diduga bisa Rp 500 juta. Dan puluhan miliar dalam satu bulan. Angka ini sangat mencolok dan mencerminkan betapa menguntungkannya praktik perjudian, meskipun ilegal.
"Ada permintaan yang signifikan untuk layanan tersebut di kalangan masyarakat. Tempat judi kasino ini membidik segmen menengah ke atas, dengan pengamanan ketat, dan orang awam sangat kesulitan untuk mengaksesnya," ungkapnya.
Hadi Menang Rp 10 Miliar
Omzet besar, bisa dilihat dari pemain Hadi atau Toeng Peng Jung. Pria yang sering dipanggil
Kwan-Kwan ini pernah kalah Rp 1,5 miliar.
Tapi warga ARAYA Jl Galaxi Klampis Asri Barat No. 5 block D5, ini tekun. Akhirnya Hadi atau Toeng Peng Jung, ditotal menang sampai Rp 10 miliar.
Transaksi dari satu pemain Hadi, sebuah jumlah yang menunjukkan betapa menguntungkannya bisnis perjudian kasino di ruko Tierra SOHO. Bagaimana bisa menang terus bermain Baccarat?
Dua pria ini menunjuk sistem martingale. Ini trik klasik Baccarat berhogi. Strategi ini didasarkan pada penggandaan taruhan yaitu setiap kali kalah, dengan tujuan memulihkan semua kekalahan sebelumnya dengan satu kemenangan yang berhasil. Misalnya, bertaruh Rp 100 ribu dan kalah, taruhan berikutnya adalah Rp 200 ribu. tim SP
Editor : Moch Ilham