Budidaya Koi di Lumajang Bawa Hoki, Kantongi Cuan hingga Rp 20 Juta per Bulan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampak para pembeli ikan koi sedang memilih-milih jenis ikan koi di tempat budidaya Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ
Tampak para pembeli ikan koi sedang memilih-milih jenis ikan koi di tempat budidaya Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Budidaya ikan koi memang menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Salah satunya pembudidaya ikan koi Muhammad Syafrilian, warga Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Lumajang yang hoki besar dari empat kolam miliknya.

Di kolam berukuran 10x30 meter tersebut terdapat banyak ikan koi berkualitas yang dibudidayakan, seperti jenis shiro, showa, kohaku, karasi dan midori yang harga ikan tersebut bernilai fantastis.

Padahal, awal mula budidaya ikan koi ini bermula dari hobinya memelihara ikan koi. pada tahun 2022. Namun, tak disangka-sangka ia pun berhasil hingga meraup banyak cuan, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 3 juta per ekor bervariatif, tergantung ukuran, jenis dan keindahan warna yang dimiliki ikan koi.

"Ide awal membudidayakan ikan koi ini berawal dari hobi, kemudian saya membudidayakannya hingga berkembang sampai sekarang " ujar Syafrilian, Jumat (18/10/2024).

Hebatnya lagi, penjualan ikan koi tersebut tidak hanya laris manis di Lumajang saja, namun juga dikirim ke sejumlah kota di Indonesia, seperti Bandung, Tasikmalaya, Tangerang, Madura dan Jember, dengan meraup cuan hingga Rp 20 juta per bulan.

"Untuk pemasaran ikan koi ini ke sejumlah kota. Dalam satu bulan pendapatan dari ikan koi ini bisa Rp 15 juta sampai Rp 20 juta," ungkap Syafrilian.

Diketahui, budidaya ikan koi tersebut memang banyak dicari para pembeli lantaran keindahan warna dan corak ikan koi bisa menambah kenyamanan rumah serta dapat menghilangkan rasa penat dan stres seperti jenis kohaku. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Hingga Rp73 Ribu per Awal September

Harga Cabai Rawit Naik Hingga Rp73 Ribu per Awal September

Selasa, 08 Sep 2026 07:41 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:41 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mencatat harga cabai rawit secara nasional pada minggu pertama September…

Menkeu Tegaskan Bayar Utang Kopdes Tetap Dana Desa

Menkeu Tegaskan Bayar Utang Kopdes Tetap Dana Desa

Selasa, 08 Sep 2026 07:39 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:39 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran untuk membayar kewajiban utang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…

Beras Program SPHP Medium Ditambah hingga 1 Juta Ton

Beras Program SPHP Medium Ditambah hingga 1 Juta Ton

Selasa, 08 Sep 2026 07:37 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menambah alokasi penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Medium hingga 1 juta ton sampai akhir tahun…

Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka, Mendag Andalkan Bulog

Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka, Mendag Andalkan Bulog

Selasa, 08 Sep 2026 07:35 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menanggapi beras premium kemasan 5 kilogram (kg) yang langka. Budi memastikan pasokan beras,…

380.000 Ton Beras akan Dilelang untuk Tepung

380.000 Ton Beras akan Dilelang untuk Tepung

Selasa, 08 Sep 2026 07:33 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - Rencananya sebanyak 380.000 ton beras akan dilelang secara terbuka untuk difungsikan sebagai bahan baku tepung beras nasional. Pemerintah…

Ridho Ilahi dan Andrew Andika, Lapor Kena Investasi Bodong Cewek

Ridho Ilahi dan Andrew Andika, Lapor Kena Investasi Bodong Cewek

Selasa, 08 Sep 2026 07:31 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kasus dugaan investasi bodong yang dilaporkan Ridho Ilahi melebar. Bukan hanya mengaku menjadi korban, Ridho, kini mempertanyakan legalitas b…