Didesak 21 Anggota Dewan Bahas AKD, Firdaus Ketua DPRD Kota Kediri Pilih Keluar Ruangan

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah anggota dewan saat masuk kedalam ruangan Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus untuk mendesak segera membahas AKD
Sejumlah anggota dewan saat masuk kedalam ruangan Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus untuk mendesak segera membahas AKD

i

Sepakat Jadwalkan Paripurna Besok Bahas Alat Kelengkapan Dewan

 

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Usai mosi tak percaya Ketua DPRD Kota Kediri Dra Firdaus, mayoritas anggota dewan menyepakati rapat paripurna pembahasan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Paripurna ini dilakukan usai 21 anggota dewan mendesak Firdaus di Gedung DPRD Kota Kediri, Senin (21/10/2024) untuk segera membahas dan menjadwalkan paripurna AKD.

Untuk memastikan keabsahan hasilnya rapat paripurna yang rencananya digelar besok tersebut, mereka juga akan melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Sudjono Teguh Widjadja mengatakan, berdasarkan rapat bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Bagus Alit, Sekretaris Dewan (Sekwan) akhirnya memfasilitasi rapat paripurna secara resmi, pada Selasa besok (22/10/2024) besok. Saat ini, Sekwan tengah membuatkan undangan untuk seluruh anggota DPRD.

"Besok disepakati untuk mengundang seluruh anggota DPRD untuk paripurna pengesahan tatib sama pembentukan AKD. Supaya agenda ke depan bisa jalan. Kita harus ada paripurna. Ada fasilitasi dari sekwan, untuk mengagendakan undangan ke-30 anggota DPRD," jelas Sudjono usai rapat bersama.

Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, imbuh Sudjono, seyogyanya menandatangani undangan rapat paripurna tersebut. Tetapi, jika yang bersangkutan tak bersedia, maka dirinyalah yang akan menandatangani undangan tersebut.

"Kalau bu Ido tidak mau, ya saya sebagai pimpinan yang akan mengundang 30 anggota DPRD, beserta pimpinan, ketua fraksi dan anggota," tegas Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri.

Pengusaha mebel itu juga memastikan tidak ada perubahan draf komposisi AKD hasil rapat 19 anggota dewan sebelumnya. Dia berharap draf tersebut dapat disahkan dalam rapat paripurna dan ditandatangani oleh seluruh pimpinan DPRD.

Sementara itu, sebelum adanya keputusan agenda rapat paripurna tersebut, sempat berlangsung rapat pimpinan DPRD Kota Kediri. Dalam rapat yang dihadiri Ketua DPRD Firdaus, Wakil Ketua DPRD M. Yasin dan Wakil Ketua DPRD Sudjono Teguh Widjadja berakhir deadlock.

Firdaus dan M. Yasin memilih meninggalkan rapat pimpinan dengan alasan belum sepakat untuk mengagendakan rapat paripurna AKD. Alasannya, Firdaus masih menunggu undang-undang diatasnya.

Sependapat dengan Sudjono, Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi Partai Gerindra Katino mengatakan, bahwa rapat paripurna AKD besok tidak melanggar ketentuan. Payung hukumnya adalah tata tertib yang sudah berlaku, sebagaimana aturan penetapan pimpinan DPRD definitif dan pembentukan fraksi.

"Sebenarnya dia (Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus) sudah menggunakan tatib, sejak definitif itu, dari pimpinan sementara. Untuk membentuk fraksi, diparipurnakan, untuk membentuk tatib dan mendefinitifkan ketua DPRD, rangkaian ini sudah dijalani. Berarti dia sudah menggunakan tatib yang lama. Sebetulnya dia sudah paham," sindir Katino.

Oleh karena itu, imbuh Katino, mayoritas anggota DPRD Kota Kediri greget untuk mendesak rapat paripurna pembentukan AKD. Untuk meyakinkan hasil rapat paripurna tersebut sah, maka selanjutnya akan berkonsultasi dengan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri.

Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan Sudjoko Adi Purwanto mengatakan, pembentukan AKD sangat penting, agar DPRD terpilih dapat segera menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal. Salah satunya membahas APDB Tahun 2025 yang waktunya sudah mepet.

"Kita sudah disumpah dan bagaimana menjalankan sumpah itu. Kita tidak mengutamakan golongan dan pribadi, yang kita pentingkan adalah kepentingan masyarakat," tegas Sudjoko.

Sebagaimana diketahui, belum terbentuknya AKD DPRD Kota Kediri berimbas pada molornya pembahasan APBD Tahun 2025. Dengan molornya pembahasan APBD, dapat berdampak negatif terhadap masyarakat dan pembangunan, tertundanya pencairan gaji pokok, tunjangan kepala daerah dan anggota DPRD. Can

Berita Terbaru

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…

Aksi Taruh Batu di Atas Rel Kereta Api Bakal ditindak Hukum PT KAI

Aksi Taruh Batu di Atas Rel Kereta Api Bakal ditindak Hukum PT KAI

Senin, 21 Sep 2026 11:48 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Meletakan Batu di Atas Rel KA, dengan tegas hal itu ganggu keselamatan Perjalanan Kereta Api. Untuk …

Melalui Inofasi PASPORIA, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Perluas Layanan ke Imigrasian

Melalui Inofasi PASPORIA, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Perluas Layanan ke Imigrasian

Senin, 21 Sep 2026 11:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Kali ini layanan tersebut hadir di Kab.Tulungagung, berbarengan aktivitas masyarakat, pada Car Free Day pada Minggu …

Satgas Pangan Jombang Sisir Ritel, Beras Fortifikasi Sumo Kuning Ditarik

Satgas Pangan Jombang Sisir Ritel, Beras Fortifikasi Sumo Kuning Ditarik

Senin, 21 Sep 2026 11:35 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Satgas Pangan Polres Jombang bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang kembali sidak di sejumlah…

Viral Tahlilan ‘Orang Have’ di Lamongan, Pulang-pulang Bawa Kipas Angin

Viral Tahlilan ‘Orang Have’ di Lamongan, Pulang-pulang Bawa Kipas Angin

Senin, 21 Sep 2026 11:28 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Media sosial kembali dihebohkan dengan adanya unggahan video tahlilan tak biasa di Kabupaten Lamongan yang diklaim sebagai ‘orang h…