Perbuatan Menag Yaqut, Dibeberkan ke Nasaruddin Umar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menag Nasaruddin Umar, yang melakukan rapat perdana dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR RI, Senin (28/10/2024).
Menag Nasaruddin Umar, yang melakukan rapat perdana dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR RI, Senin (28/10/2024).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam rapat di DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2024) antara Menteri Agama (Menag) baru, Nasaruddin Umar, dan Komisi VIII DPR RI, anggota Fraksi Gerindra, Abdul Wachid, buka-bukaan perilaku Menag lama,Yaqut Cholil Qoumas.

Kepada Menteri Agama (Menag) yang baru, Nasaruddin Umar, Abdul Wachid bilang  penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024, supaya kejadian yang sama tak terulang.

"Kami berharap juga ini segera kontrak-kontrak yang kemarin dilakukan. Saya mendapatkan masukan Pak, ada kontrak yang dilaksanakan oleh satu travel tahun 2023 sampai sekarang pembayaran belum lunas. Mohon ini Kementerian Agama mohon Pak Fadlul (Kepala BPKH) sampaikan ini belum lunas padahal laporan 2023 sudah selesai. Di mana itu uangnya?" ujar Abdul Wachid dalam rapat di DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2024).

Wachid beri contoh penggunaan kuota yang tak sesuai di pelaksanaan haji 2024. Selain komunikasi yang buruk dengan Kementerian Agama saat dipimpin oleh Yaqut Cholil Qoumas.

Jadi terus terang ini kaitannya dengan masalah kuota jangan sampai terulang lagi. Kemarin kenapa kami harus melakukan Pansus dan Angket dikarenakan komunikasi kita jelek dengan mitra. Tidak ada yang namanya komunikasi, komunikasi yang baik," ucapnya.

Wachid menilai Menag sebelumnya menganggap tokoh-tokoh di Komisi VIII DPR sebagai anak bawang. Ia menyebut jika tidak melihat Presiden sebelumnya Joko Widodo, maka pihak Komisi VIII akan bertindak lebih jauh.

 

Yaqut, Abaikan Keputusan Rapat

"Kami dianggap ini Komisi VIII ini anak bawang semua, kami kalau tidak melihat Pak presiden Pak Jokowi, udah kita mau ramein sekalian. Dari mulai menjadi menteri kami sudah tidak dianggap, sampai masalah haji kami juga tidak dianggap," tutur Wachid.

"Bayangkan kami ini memimpin Panja kuota haji diputuskan 241.000 kami sudah tanyakan apakah ini tambahan dipakai untuk reguler atau bagaimana Pak menteri? 'Tidak, pakai semua untuk reguler tidak ada khusus'," tambah Wachid menirukan ucapan Menag Yaqut.

Ia mengatakan Menag tak mengikuti keputusan rapat kerja di DPR RI hingga keputusan presiden terkait kuota haji. Ia mewanti hal ini kepada Kementerian Agama yang baru dipimpin oleh Nasaruddin Umar.

"Terbaru 241.000, kita potong 8% ya, untuk haji khusus tapi ternyata keputusan Panja kami tidak dianggap. Keputusan daripada Panja ke Raker, sampai keputusan presiden ya, keputusan biaya haji Rp 93 juta itu, keputusan sampai udah di tingkat presiden tidak dipakai," pungkasnya. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, prestasi olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas manusia. P…

Wali Kota Mojokerto Sampaikan Nota Keuangan APBD 2027 dan Pendapat Akhir atas 13 Raperda

Wali Kota Mojokerto Sampaikan Nota Keuangan APBD 2027 dan Pendapat Akhir atas 13 Raperda

Senin, 19 Okt 2026 15:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto dengan dua agenda, yakni…

Outing Class, Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Optimalkan Destinasi Lokal

Outing Class, Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Optimalkan Destinasi Lokal

Senin, 19 Okt 2026 15:30 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberikan pengalaman belajar di luar kelas (Outing Class) sekaligus mengenalkan potensi lokal kepada para siswa, Pemerintah…

Surabaya Rising Champion 2026 Jadi Ajang Adu Cepat 350 Atlet Selam se-Jatim

Surabaya Rising Champion 2026 Jadi Ajang Adu Cepat 350 Atlet Selam se-Jatim

Senin, 19 Okt 2026 15:25 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Kejuaraan Selam (Finswimming) Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 di Kolam Renang Jala…

Pelayanan Dikeluhkan Warga, Wali Kota Eri Instruksikan Pembenahan Sistem Antrean Online di Puskesmas

Pelayanan Dikeluhkan Warga, Wali Kota Eri Instruksikan Pembenahan Sistem Antrean Online di Puskesmas

Senin, 19 Okt 2026 15:23 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul keluhan warga mengenai perbedaan nomor antrean yang diperoleh melalui aplikasi e-Health dengan nomor antrean saat tiba di…

Wacana Gaji ASN Dibayar Lewat Koperasi Merah Putih, Fraksi PDIP Minta Dikaji Ulang

Wacana Gaji ASN Dibayar Lewat Koperasi Merah Putih, Fraksi PDIP Minta Dikaji Ulang

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wacana Kementerian Koperasi yang meminta gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dibayarkan melalui Koperasi Merah Putih dinilai…