BDS 2024: DJP Dorong UMKM Naik Kelas melalui Digitalisasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya – Ratusan UMKM dari sembilan kecamatan di Surabaya mengikuti Business Development Services (BDS) 2024 yang diselenggarakan KPP Pratama Surabaya Karangpilang dan KPP Pratama Surabaya Mulyorejo di Kompleks Kantor Pajak, Jalan Jagir Wonokromo. Dengan tema “UMKM Naik Kelas melalui Digitalisasi dan Globalisasi Menuju Indonesia Maju,” acara ini tidak hanya menjadi wadah pemberdayaan pelaku usaha tetapi juga fokus pada peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak.

 

Program BDS yang digagas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sejak 2015 adalah langkah konkret mendampingi dan mendorong UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan pelatihan bisnis, tetapi juga pembinaan perpajakan secara berkesinambungan. Tujuan utama program ini adalah meningkatkan kesadaran pajak dan memastikan kepatuhan yang lebih baik dari sektor UMKM.

 

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I, Sigit Danang Joyo, menyampaikan bahwa BDS merupakan salah satu upaya DJP menguatkan keterlibatan UMKM dalam ekosistem pajak. “Melalui BDS, kami tidak hanya membina pelaku usaha agar bisnisnya berkembang tetapi juga meningkatkan kepatuhan pajak mereka. Ini penting untuk menciptakan kesadaran pajak sejak dini sekaligus membantu mereka berkontribusi dalam pembangunan,” ujar Sigit.

 

Acara ini menggabungkan workshop bertema UMKM Go Digital dan Produk Halal, serta bazar yang menampilkan inovasi produk lokal. Layanan konsultasi perpajakan juga tersedia dan dibuka oleh KPP Pratama Cilacap, di mana pelaku usaha dapat berdiskusi langsung dengan para narasumber terkait permasalahan pajak dan bisnis mereka.

 

BDS 2024 mendapat dukungan dari Bank Jatim, Pegadaian, dan Pusat Halal Universitas Airlangga, memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pertumbuhan UMKM.

 

DJP berharap melalui BDS 2024, pelaku usaha UMKM semakin siap menghadapi era digitalisasi dan globalisasi. Dengan peningkatan omzet dan pemahaman pajak yang lebih baik, UMKM diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam pembangunan ekonomi dan memperkuat pajak sebagai fondasi negara yang maju.lni

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…