Risma Siapkan Program Bantuan Permakanan bagi Lansia, Warga Miskin, dan Penyandang Disabilitas

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini mengungkapkan rencana besar bantuan permakanan bagi kelompok rentan seperti lansia, warga miskin, dan penyandang disabilitas di provinsi ini.

Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima dan bahkan mendorong mereka untuk beraktivitas lebih produktif.

Dalam pelaksanaannya, papar Risma, lebih dulu akan dibentuk kelompok masyarakat (pokmas) di tingkat kelurahan yang bertugas memastikan bantuan permakanan ini tersalurkan tepat sasaran.

"Dari pengalaman saya, bantuan semacam ini bisa sangat membantu. Dulu ada penerima bantuan permakanan yang akhirnya bisa membeli motor untuk menunjang pekerjaannya. Ini adalah bukti nyata bahwa program sosial bisa memberikan dampak yang besar,” beber Risma.

Program yang akan dia jalankan jika dipercaya memimpin Jawa Timur bersama Gus Hans itu dia sampaikan di acara konsolidasi organisasi yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember di Grand Ballroom Hotel Edelweis, Jember, Selasa (5/11/2024).

Konsolidasi itu bagian dari upaya PDIP Jember memenangkan jagonya di Pilkada 2024. Baik Cagub-cawagub Risma-Gus Hans untuk Pilgub Jatim dan Cabup-cawabup Hendy Siswanto-KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau Gus Firjaun di Pilbup Jember.

Di acara yang juga dihadiri Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto itu, Risma juga membeber komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Menurut mantan Mensos RI tersebut, perhatian terhadap kesejahteraan nelayan adalah hal krusial mengingat peran penting mereka dalam menyediakan sumber pangan laut.

"Kami akan mengupayakan fasilitas parkir yang aman bagi kapal nelayan untuk meminimalisir risiko kecelakaan. Nelayan butuh dukungan, termasuk dari aspek keselamatan kerja,” ujarnya.

Dia juga berencana menyelesaikan permasalahan pupuk yang kerap menjadi kekhawatiran petani, termasuk petani tembakau di Jawa Timur. Kelangkaan pupuk sering kali menjadi kendala utama yang mengancam hasil panen.

"Masalah pupuk ini harus selesai. Petani tak boleh lagi dibayangi kekhawatiran soal pupuk. Baik petani pangan maupun petani tembakau, semua harus kita bantu,” tandas mantan Walikota Surabaya dua periode tersebut.

Risma juga berjanji untuk membangun sentra PKL yang ramah bagi pedagang kecil dan UMKM, sehingga mereka tidak perlu menghadapi penertiban oleh Satpol PP.

Dia menilai, dukungan infrastruktur yang layak bagi pedagang kecil adalah bentuk dukungan langsung terhadap ekonomi kerakyatan.

"Kita akan bangun sentra PKL agar mereka bisa berdagang dengan nyaman tanpa merasa takut ditertibkan. Ini adalah salah satu cara kita menciptakan ruang yang aman bagi ekonomi kecil dan UMKM,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Risma juga menyampaikan dukungannya kepada pasangan Hendy-Firjaun, pasangan yang diusung PDI Perjuangan di Pilkada Jember 2024.

Meski hanya didukung PDI Perjuangan, Risma optimis pasangan petahana ini akan memenangkan hati masyarakat Jember. Risma mengaitkan pengalaman pribadinya yang juga pernah maju dalam Pilkada Surabaya hanya dengan dukungan PDI Perjuangan.

“Kami berhasil karena dukungan rakyat yang kuat. Pilkada kali ini menentukan nasib Jember lima tahun ke depan, jadi pilihlah dengan bijak. Jangan sampai keputusan yang salah menyebabkan penderitaan bagi warga,” tuturnya.

Rangkaian program Risma yang ia paparkan di Jember ini disambut antusias kader Banteng dan relawan. Risma berharap program-programnya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya yang berada di sektor-sektor yang membutuhkan perhatian lebih. rko

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…