Bawaslu Kota Blitar Petakan 26 Indikasi TPS Rawan

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua KPU Kota Blitar Rama Hudi Fitrianto. SP/Lestariono
Ketua KPU Kota Blitar Rama Hudi Fitrianto. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Bawaslu Kota Blitar petakan potensi TPS (Tempat Pemungutan Suara) rawan pada Pilkada 2024 yang sebentar lagi dilaksanakan. Ketua KPU Kota Blitar Rama Hudi Fitrianto pada wartawan menyampaikan untuk hasilnya terdapat 8 Variabel TPS Rawan yang paling banyak terjadi yakni, 3 indikator yang paling banyak, 5 indikator yang sedikit terjadi dan 15 indikator yang tidak terjadi, namun hal itu tetap diwaspadai.

"Pemetaan kerawanan yang dilakukan 8 Variabel dan 26 Indikator diambil di 21 Kelurahan pada 3 Kecamatan wilayah Kota Blitar, dan pengambilan itu diawali pada 19/20 November 2024 kemarin," ungkap Rama panggilan akrabnya ketua KPU Kota Blitar.


Lebih rinci Rama membeberkan data secara rinci data Variabel dan Indikasi potensi rawan TPS, sebagai berikut:

1. Pengguguran hak DPT tidak memenuhi syarat DPTb, Potensi DPK, Penyelenggara Pemilihan diluar domisili pemilih, Pemilih Disabilitas, Terdaftar di DPT. Riwayat sistem Noken tidak sesuai ketentuan PSU atau PSSU. 

2. Keamanan Riwayat kekerasan.

3. Intimidasi atau penolakan penyelenggara pemungutan.

4. Politik Uang dan Politisasi SARA.

5. Netralitas penyelenggara pemilihan, ASN,TNI/POLRI, Kades dan perangkat desa.

6. Logistik kerusakan, kekurangan/kelebihan atau keterlambatan.

7. Lokasi TPS sulit di jangkau ,rawan konflik, Rawan bencana,dekat dengan lembaga pendidikan, Pabrik, Rumah Paslon, Posko Kampanye atau lokasi khusus. 

8. Jaringan Listrik dan Internet.

Rama juga menambahkan, sekaligus membuat rincian pemetaan antisipasi kerawanan Pungut suara.

"Pemetaan TPS Rawan ini menjadi bahan bagi Bawaslu Kota Blitar ,KPU Kota Blitar, Calon, Pemerintah, Aparat penegak hukum, Pemantau Pemilihan dan masyarakat di seluruh tingkatan untuk memitigasi agar pemungutan suara lancar tanpa gangguan yang yang menghambat pemilihan yang demokratis. Les

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …