Dispendikbud Kabupaten Pasuruan Deklarasi Integritas, Anti Kekerasan dan Anti Korupsi 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Bupati Pasuruan Nurkholis saat menghadiri deklarasi sekolah anti kekerasan di SMPN 1 Beji
Pj Bupati Pasuruan Nurkholis saat menghadiri deklarasi sekolah anti kekerasan di SMPN 1 Beji

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Mengantisipasi terulangnya aksi kekerasan pada pelajar, seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Pasuruan, berdeklarasi.

Deklarasi Bersama Gerakan Anti Kekerasan itu dilaksanakan di UPT SMPN 1 Beji, Senin (9/12/2024) dan dihadiri oleh Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Agus Budiharto dan undangan lainnya.

Pantauan di lokasi, deklarasi dibacakan oleh salah satu guru di SMPN 1 Beji. Total ada 7 item penting yang harus diperhatikan oleh seluruh satuan pendidikan, baik peserta didik, pendidik, tenaga pendidikan, komite sekolah dan stakeholder pendidikan.

Pertama, mewujudkan satuan pendidikan yang memenuhi hak dan melindungi peserta didik dan seluruh ekosistem pendidikan dari kekerasan.

Kedua, bertekad mewujudkan sekolah zona berintegritas bebas dari korupsi.

Ketiga, melaksanakan disiplin positif, untuk mewujudkan pembelajaran yang aman, nyaman, menyenangkan dan mengimplementasikan pendidikan anti korupsi.

Keempat, membuat dan melaksanakan program pencegahan dan penanganan kekerasan.

Kelima, menyediakan layanan layanan penanganan kasus secara baik, mandiri dan berjejaring dengan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.

Keenam, melaksanakan dan membangun budaya pembelajaran berdasarkan ajaran agama dan nilai-nilai karakter bangsa yang beriman, jujur dan bertanggung jawab.

Ketujuh, melaksanakan nilai-nilai kejujuran, akhlak mulia dan nilai luhur pendidikan karakter bangsa sebagai budaya sekolah demi terwujudnya Pasuruan Sejahtera dan Maslahat.

Menurut Tri, deklarasi anti kekerasan pada satuan pendidikan se-Kabupaten Pasuruan menjadi komitmen semua pihak untuk menekan kasus kekerasan yang masih terjadi sampai sekarang.

"Kalau mulai Januari sampai sekarang ada lima kasus kekerasan yang dilaporkan ke kami. Kami memandang jumlah ini harus bisa ditekan semaksimal mungkin," katanya.

Sebelum ada deklarasi, Dispendikbud Kabupaten Pasuruan menurut Tri telah meminta setiap sekolah untuk membentuk Satgas Anti Kekerasan. Tujuannya tak lain agar ada koordinasi serta aksi cepat tanggap jikalau ada kasus kekerasan di sekolah.

"Sekolah sendiri sudah kami minta untuk membentuk satgas penanganan dan pencegahan, tujuannya supaya kalau ada kejadian bisa diantisipasi sedini mungkin," jelasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis menegaskan, Pemkab Pasuruan melalui Dispendikbud diinstruksikan untuk melakukan tindakan tegas jikalau ada kasus kekerasan yang terjadi dalam satuan pendidikan.

"Baik kekerasan fisik maupun psikis, saya minta Dispendikbud untuk menindak tegas pelaku kekerasan. Tindakan ini berupa teguran keras supaya ada efek jera" tegasnya. ps-01

Berita Terbaru

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Informasi yang cepat diera digitalisasi harus disikapi dengan cara yang bijak, produk jurnalistik harus terus hadir secara persisi…

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah kongrit bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam mewujudkan infrastruktur jalan mulus terkoneksi antar wilayah, diganjar…

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memaknai Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur d…

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Skor kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Madiun meningkat dalam evaluasi nasional. Meski demikian, Bupati Madiun H…

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, menilai pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan …

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Setelah proses pembangunan jembatan selesai, kini kendaraan besar dapat kembali melewati Jembatan Buk Wedi di Kota Pasuruan mulai…