Bandar Narkoba Ukraina-Rusia dengan sandi 'Hydra Indonesia', Ditangkap di Bangkok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Buronan jaringan narkoba asal Ukraina, Roman Nazarenco, saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta usai ditangkap di Bangkok, Thailand, Minggu (22/12/2024).
Buronan jaringan narkoba asal Ukraina, Roman Nazarenco, saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta usai ditangkap di Bangkok, Thailand, Minggu (22/12/2024).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Buronan jaringan yang menamakan diri 'Hydra Indonesia', Minggu (22/12/2024) sore, tiba Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Buronan ini ternyata komplotan bandar narkoba warga Ukraina dan Rusia.

Mereka dalam transaksinya menggunakan teknologi digital. Mulai dari tahapan produksi, distribusi hingga transaksi dilakukan melalui dunia nyata maupun dunia digital.

Polri menyita kripto hasil penjualan narkoba senilai Rp 4 miliar. Selama kurun waktu 6 bulan, tiga tersangka WN Ukraina dan Rusia ini telah meraup miliaran rupiah dalam bentuk kripto.

Mereka buron pengendali laboratorium narkoba atau clandestine laboratory hashish di Bali bernama Roman (R) di Bangkok, Thailand. Kini, tersangka telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap buron kasus narkoba di Bangkok, Thailand. Tersangka yang ditangkap itu merupakan buron kasus laboratorium narkotika hasis di Bali.

"Iya betul ada penangkapan bandar besar yang kita. Ini pelaku clandestine lab yang di Bali, pengendali," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa kepada wartawan, Minggu.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menggerebek sebuah vila di Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Vila itu diduga menjadi pabrik narkoba.

Penggerebekan dilakukan pada Kamis (2/5) lalu. Tiga orang yang terdiri dari dua pria kembar warga Ukraina Ivan Volovod atau IV dan Mikhayla Volovod dan seorang warga Rusia bernama Konstantin Krutz ditangkap.

Adapun modus operandi yang digunakan sindikat ini yakni membuat clandestine lab narkoba di tengah-tengah pemukiman penduduk sebagai kamuflase untuk menyamarkan kegiatan terselubung para tersangka.

Jaringan ini mendirikan laboratorium narkoba rahasia di basement vila tersebut. Di sana, ketiga WNA tersebut membuat dua clandestine lab sekaligus dalam vila tersebut. Ini juga menjadi yang pertama kalinya terjadi di Indonesia.

Selama ini, clandestine lab narkoba berdiri sendiri. Tapi di vila ini, tiga WNA tersebut membuat laboratorium hidroponik dan juga kimiawi sekaligus dalam satu tempat.

Di salah satu ruangan, terdapat clandestine lab memphedrone, bahan baku ekstasi. Sementara ruangan lainnya, jaringan narkoba ini memanfaatkannya untuk budidaya ganja hidroponik.

Mereka juga menggunakan kripto sebagai alat transaksi. Mereka menggunakan forum darknet sebagai sarana promosi dan penjualannya.

WN Ukraina yang ditangkap bernama Roman Nazarenco atau RN. Ia buron kasus laboratorium narkoba di Bali. Pelaku yang merupakan pengencali, terancam hukuman mati dan denda Rp 10 miliar.

"Pasal yang dilanggar adalah pasal 114 subsider 112, subsider 127, dengan ancaman hukuman mati, minimal 5 tahun, dengan denda Rp 10 miliar," lanjut Brigjen Mukti Juharsa.n erc/rmc

Berita Terbaru

Ada Uston Nawawi! DPRD Jatim Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026

Ada Uston Nawawi! DPRD Jatim Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026

Rabu, 08 Jul 2026 13:14 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan fungsinya sebagai "Rumah Rakyat" yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. …

Temukan Ratusan Kasus Baru HIV, Pemkot Malang Tegas Berantas Ancaman LGBT

Temukan Ratusan Kasus Baru HIV, Pemkot Malang Tegas Berantas Ancaman LGBT

Rabu, 08 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menyikapi isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) setelah ditemukannya ratusan kasus baru HIV di Kota Malang yang…

Pesona Baru! JLS Brumbun-Sine di Pesisir Selatan Tulungagung Diserbu Wisatawan

Pesona Baru! JLS Brumbun-Sine di Pesisir Selatan Tulungagung Diserbu Wisatawan

Rabu, 08 Jul 2026 12:45 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama momen libur sekolah, pesona Jalur Pesisir Selatan (JLS) ruas Brumbun-Sine di Tulungagung tuntas menjadi daya tarik…

Tahun Ajaran Baru, Toko Seragam di Surabaya Mulai Kebanjiran Pembeli

Tahun Ajaran Baru, Toko Seragam di Surabaya Mulai Kebanjiran Pembeli

Rabu, 08 Jul 2026 12:37 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Tahun Ajaran Baru 2026/2027, menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha toko seragam dan perlengkapan sekolah di…

10 Hektar Lahan Hutan Rakyat di Pacitan Ludes Terbakar, Hampir Menjalar di Permukiman

10 Hektar Lahan Hutan Rakyat di Pacitan Ludes Terbakar, Hampir Menjalar di Permukiman

Rabu, 08 Jul 2026 12:25 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Warga di Desa Sambong, Kecamatan Kota, digegerkan seluas kurang dari 10 hektare lahan hutan di Kabupaten Pacitan ludes terbakar,…

Usulkan Tambahan Anggaran, DLH Ponorogo Setop ‘Open Dumping’ di TPA Mrican

Usulkan Tambahan Anggaran, DLH Ponorogo Setop ‘Open Dumping’ di TPA Mrican

Rabu, 08 Jul 2026 11:20 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya penghentian sistem pembuangan sampah terbuka (open dumping) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican, Kecamatan…