253 ODGJ Masih Terbelenggu Pasung di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masih terjebak dalam pasung di Jawa Timur. SP/ NI
Salah satu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masih terjebak dalam pasung di Jawa Timur. SP/ NI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga akhir 2024, ada sebanyak 253 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masih terjebak dalam pasung yang tersebar di 33 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Sejak dicanangkannya program bebas pasung pada 2014, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Dinas Sosial (Dinsos) berhasil membebaskan 1.594 ODGJ dari belenggu pasung. 

Meski demikian, selama dekade ini masih banyak tantangan yang dihadapi dalam program tersebut, terutama dari aspek ekonomi, minimnya pengetahuan, dan stigma masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Restu Novi Widiani, mengungkapkan bahwa Kabupaten Sampang mencatat jumlah kasus pasung tertinggi dengan 27 orang, disusul Kabupaten Madiun (24 kasus), Probolinggo (19 kasus), dan Pamekasan (18 kasus).

"Dua kabupaten ini menjadi fokus perhatian kami karena jumlah kasusnya yang masih signifikan," ujar Novi, Rabu (15/01/2024).

Novi juga mencatat bahwa sepanjang 2024, sebanyak 33 korban pasung berhasil dibebaskan, termasuk dari Kabupaten Blitar (8 orang), Tulungagung (19 orang), dan Kota Kediri (6 orang). Namun, angka ini masih jauh dari kata cukup.

Menurut Novi, akar masalah praktik pasung sering kali berawal dari kemiskinan. Banyak keluarga korban berasal dari golongan tidak mampu sehingga sulit menyediakan perawatan yang layak bagi anggota keluarga dengan gangguan jiwa.

"Kemiskinan menjadi faktor utama. Selain itu, kurangnya pemahaman keluarga terhadap kesehatan jiwa sering kali membuat korban kembali dipasung setelah dibebaskan," tambahnya.

Tantangan lain datang dari masyarakat yang masih memandang ODGJ sebagai ancaman. "Stigma dan ketakutan terhadap ODGJ membuat banyak pihak menolak program ini. Edukasi tentang pentingnya kesehatan jiwa perlu ditingkatkan," imbuh Novi.

Diketahui, selama sepuluh tahun pelaksanaan program, tercatat sebanyak 330 korban pasung meninggal dunia. Sebagian besar dari mereka memiliki penyakit bawaan yang tidak mendapat perawatan layak.

"Ini menunjukkan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung pemulihan ODGJ," ungkap Novi. 

Meski menghadapi berbagai kendala, Dinas Sosial Jawa Timur terus menggencarkan pendekatan terintegrasi dengan melibatkan fasilitas kesehatan, edukasi keluarga, dan tenaga pendamping pasung.

Selain itu, layanan rehabilitasi sosial di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras di Pasuruan dan Kediri menjadi salah satu langkah pemulihan bagi korban pasung.

"Kami berharap melalui dukungan lintas sektor, mulai dari peningkatan akses obat hingga penguatan Posyandu Jiwa, dapat mempercepat tercapainya Jawa Timur bebas pasung," harap Novi.

Lebih dari sekadar membebaskan, program ini bertujuan memulihkan martabat dan hak asasi manusia bagi para ODGJ. 

Menurut Novi, usai dibebaskan para ODGJ itu akan mendapatkan perawatan kesehatan di RSJ yang ada di Jawa Timur, yaitu RSJ Menur dan RSJ Lawang. 

"Setelahnya akan mendapatkan Rehabilitasi sosial di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras milik Dinsos Jatim yang ada di Pasuruan dan Kediri," pungkasnya. lni

Berita Terbaru

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memperingati satu tahun masa kepemimpinan m…

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Libatkan Polwan Aipda Dianita Agustina      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri ungkap Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dalam kasus na…

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatat capaian positif selama momentum libur panjang Imlek pada 13–17 Februari 2026 dengan tot…

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, mengingatkan Direksi BPJS Kesehatan harus memastikan…

Airlangga Umumkan Kesepakatan Dagang antara Prabowo dan Trump

Airlangga Umumkan Kesepakatan Dagang antara Prabowo dan Trump

Jumat, 20 Feb 2026 20:28 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menandatangani kesepakatan dagang terkait…