Pemkot Surabaya akan Ajukan Pinjaman hingga  Rp5,6 Triliun untuk Pembangunan Infrastruktur 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kian menunjukkan ambisinya menjadikan kota modern dengan mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di tahun 2025.


Diketahui, Pemkot Surabaya berencana mengajukan pinjaman daerah hingga Rp5,6 triliun. Langkah ini diyakini menjadi solusi atas keterbatasan alokasi dana pembangunan dari APBD yang mayoritas dialokasikan untuk belanja wajib.


Kepala Bappedalitbang Surabaya, Irvan Wahyudradjad, menegaskan bahwa percepatan pembangunan menjadi salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. 


Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.


"Selain fokus pada infrastruktur, kami juga mengatasi isu-isu strategis seperti stunting, kemiskinan, dan program mandatory spending lainnya," jelas Irvan pada Minggu (19/1/2025).


Meski APBD 2025 Surabaya mencapai Rp12,3 triliun, hanya sekitar Rp2 hingga Rp3 triliun yang dapat dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur.


Karenanya, pendanaan alternatif seperti pinjaman daerah dan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) menjadi solusi yang diambil.


Irvan menyebutkan beberapa proyek prioritas yang akan dibiayai, seperti pembangunan Jalan Menganti-Wiyung, diversi saluran Gunungsari untuk pengendalian banjir, pembangunan underpass Bundaran Dolog, dan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB).


"Jika proyek ini dimulai lebih cepat, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat, baik dari segi ekonomi maupun pengendalian banjir," ungkapnya.


Kini, Pemkot Surabaya juga intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian PPN/Bappenas, Kemendagri, dan Kemenko Perekonomian untuk memastikan dukungan penuh.


Irvan memastikan pengelolaan pinjaman ini telah diperhitungkan dengan matang, termasuk menjaga rasio utang agar tidak membebani kepala daerah di masa depan.


"Dengan bunga pinjaman 4-6 persen, kami optimis utang bisa dilunasi dalam lima tahun, sesuai target RPJMD 2025-2029," ungkap Irvan.


Untuk memastikan akuntabilitas, rencana ini akan dibahas bersama DPRD Surabaya saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2025.


"Dukungan legislatif menjadi kunci keberhasilan program ini. Kami berharap, langkah ini juga bisa menjadi contoh bagi kota lain dalam memanfaatkan pola pembiayaan alternatif secara efektif," pungkas Irvan.


Dengan langkah berani ini, Surabaya semakin mendekati visinya menjadi kota megapolitan yang modern, mandiri, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…