Panen Raya, Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Situbondo Anjlok Rp 18 Ribu/ Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Panen bawang merah di kawasan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. SP/ STB
Ilustrasi. Panen bawang merah di kawasan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Memasuki musim panen raya, justru harga bawang merah di tingkat petani di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 30.000 per kilogram menjadi Rp 18.000 per kilogram. Tentu banyak petani yang akhirnya merugi.

Kerugian tersebut di ungkap salah seorang petani bawang merah asal Situbondo, Sudiono mengaku, petani bawang merah di Situbondo bahkan mengalami kerugian hingga sekitar Rp 15 juta per hektare karena harga bawang merah yang ditanam di atas 1 hektare hanya menghasilkan 5 ton.

"Sesuai hukum pasar saat barang melimpah maka harganya murah. Di Demak dan di beberapa daerah lainnya di Jawa Tengah sedang panen raya, sehingga bawang merah melimpah," ujarnya, Senin (20/01/2025).

Menurutnya, tanaman bawang merah miliknya terkena hama penyakit karena faktor cuaca dan sehingga berdampak banyaknya bawang merah yang akhirnya rusak dan busuk hingga berkurangnya jumlah panen, dan hanya menghasilkan 5 ton dalam satu hektare.

"Panen bawang merah saya hanya menghasilkan 5 ton dalam satu hektare, sementara harganya anjlok. Cuaca ekstrem seperti sekarang kembali modal sudah untung, karena banyak tanaman bawang yang rusak, belum lagi adanya panen raya di beberapa daerah," kata Dion.

Disatu sisi, Rustiani mengaku harga bawang merah super di pasar juga ikut anjlok dan lumayan mahal memasuki musim panen tahun ini. "Harga Rp 30.000 masih mahal. Kalau harga normal itu biasanya di bawah Rp 25.000 per kilogram. Karena disini kan daerah sentra bawang merah," ucapnya. st-01/dsy

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…