Polisi Gresik Berhasil Ringkus Pelaku Perampokan di Perum De Naila Driyorejo, Seorang Masih DPO

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua pelaku perampokan dan penyekapan di Perumahan De Naila, Driyorejo yang berhasil diringkus tim Resmob Satreskrim Polres Gresik. SP/M Aidid
Dua pelaku perampokan dan penyekapan di Perumahan De Naila, Driyorejo yang berhasil diringkus tim Resmob Satreskrim Polres Gresik. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Polisi Gresik bergerak cepat untuk meringkus kawanan pelaku perampokan dan penyekapan di Perumahan De Naila, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Satu pelaku masih berstatus DPO dan kini tengah dalam pengejaran petugas.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni mengungkapkan bahwa pelaku yang beraksi berjumlah tiga orang. Mereka mengatur rencana dan membagi tugas untuk melakukan aksi pencurian di rumah korban Paulina Siahaya (69) di Perumahan De Naila Driyorejo, Gresik pada 6 Januari lalu.

Tiga tersangka yakni otak perampokan berinisial KS (51) adalah warga Desa Pedagangan, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Bersama MA (48), warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Satu pelaku  berinisial KY (40) saat ini masih buron.

Peristiwa perampokan ini berawal dari rasa sakit hati tersangka KS. Sebab KS pernah menggadaikan perhiasan ke korban Paulina. Karena tak kunjung dibayar hingga jatuh tempo, korban terus menagih.

Untuk melampiaskan kekesalannya, KS kemudian menghubungi dua temannya,  MA dan KY untuk melakukan  perampokan. Mulanya, KS mengajak satu rekannya untuk mempelajari dan melihat posisi rumah korban.

"Jadi tersangka KS ini tidak ikut masuk ke rumah korban. Tapi dia yang mengetahui kalau ada perhiasan di rumah korban dan memberitahu lokasi rumahnya. Eksekutornya MA dan KY, modusnya mereka berpura-pura bertamu menanyakan keberadaan Viki anak korban," ungkap Kasat Reskrim saat konferensi pers, Jumat (24/1).

Aksi perampokan diawali ketika korban hendak mengambil minum di dapur. Satu pelaku kemudian dengan cepat menarik dan membawa korban ke kamar tidur, selanjutnya tangan dan kaki korban diikat. Sementara pelaku lainnya mengacak-acak isi lemari dan mengambil barang milik korban berupa emas 25 gram, dua buah handphone merk Samsung dan Xiaomi serta uang sebesar Rp500 ribu.

Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sampai Rp15 juta. Korban lantas melaporkan peristiwa ini ke polisi. 

Setelah melakukan olah TKP, Unit Resmob Polres Gresik yang dipimpin oleh Kanit Resmob Ipda Andi Muh Asyraf melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengendus keberadaan salah satu pelaku yang berada di wilayah Kecamatan Wringinanom, Gresik.

"Pelaku KS selaku otak dari pencurian berhasil diamankan di Wringinanom, selanjutnya dilakukan pengembangan kasus dan sekira pukul 17.30 Wib berhasil menangkap MA di rumahnya di Mojokerto, selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan ke Mapolres Gresik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucap AKP Abid.

Barang bukti yang diamankan, 1 unit motor Honda Beat warna hitam nopol W 2419 NFN; 1 unit motor Honda Supra warna merah hitam nopol S 2448 SV. Kemudian 1 buah jaket warna abu-abu, sepasang sepatu warna hitam, sepasang sandal warna coklat, 2 buah helm warna hitam, 1 buah helm warna hitam putih. KS dan MA kini sudah menghuni Rutan Mapolres Gresik. Sementara KY berstatus DPO dan kini masih dalam pengejaran. 

"Kepada para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara," tutupnya. grs

Berita Terbaru

Dipicu Harga Cabai Rawit Anjlok, Kota Malang Alami Deflasi 1,10 Persen per Januari 2026

Dipicu Harga Cabai Rawit Anjlok, Kota Malang Alami Deflasi 1,10 Persen per Januari 2026

Selasa, 03 Feb 2026 11:26 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang melaporkan mengalami deflasi -0,10% pada Januari 2026 yang dipicu utamanya penurunan harga…

Serangan Kasus Hama Kresek Naik di Awal Musim Tanam, Petani di Jombang Ketar-ketir

Serangan Kasus Hama Kresek Naik di Awal Musim Tanam, Petani di Jombang Ketar-ketir

Selasa, 03 Feb 2026 11:12 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 11:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti kewaspadaan terhadap serangan penyakit hama kresek yang saat ini menunjukkan adanya peningkatan kasus yang mulai…

Diduga Lupa Panggang Kayu Bakar di Tungku, Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Diduga Lupa Panggang Kayu Bakar di Tungku, Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Selasa, 03 Feb 2026 10:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga Desa Sumberagung  Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, semalam Senen 2 Februari 2026 di kejutkan teriakan Pamuji 29 dari …

Per Januari, Disnakkan Vaksinasi Massal Puluhan Sapi yang Terinfeksi PMK di Trenggalek

Per Januari, Disnakkan Vaksinasi Massal Puluhan Sapi yang Terinfeksi PMK di Trenggalek

Selasa, 03 Feb 2026 10:37 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Trenggalek melaporkan hingga sepanjang Desember 2025 hingga Januari 2026, terdapat…

Musim Tanam 2026, Pemkab Sampang Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi Dorong Produktivitas Pangan

Musim Tanam 2026, Pemkab Sampang Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi Dorong Produktivitas Pangan

Selasa, 03 Feb 2026 10:36 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Memasuki musim tanam 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, menambah kuota pupuk bersubsidi oleh pemerintah pusat berdasarkan…

Lewat Kemitraan, Bulog Bojonegoro Komitmen Perkuat Peran KDMP

Lewat Kemitraan, Bulog Bojonegoro Komitmen Perkuat Peran KDMP

Selasa, 03 Feb 2026 10:26 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Melalui kemitraan penyediaan kebutuhan bahan pokok yang nantinya dijual kepada masyarakat, Perum Bulog Sub Divre Bojonegoro,…