Tekan PMK, Pemkab Jombang Perpanjang Penutupan Pasar Hewan 10 Hari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pemeriksaan hewan ternak di salah satu Pasar Hewan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG
Ilustrasi. Pemeriksaan hewan ternak di salah satu Pasar Hewan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dalam rangka mencegah dan menekan wabah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mengambil langkah tegas dengan memperpanjang penutupan pasar hewan di 10 lokasi selama 10 hari, berlaku mulai 3 Februari hingga 12 Februari 2025.

Plt Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Moch Saleh, menyatakan di 10 titik lokasi pengawasan, yang paling banyak terjadi wabah PMK dan menjadi pengawasan utama yakni berada di pasar hewan Kecamatan Ngoro.

Sedangkan penutupan pasar hewan ini merujuk pada Surat Edaran PJ Bupati Jombang Nomor 100.3.4.2/1.21/415.29/2025 yang dikeluarkan pada 3 Januari 2025. Keputusan tersebut didasarkan pada kajian teknis dan merupakan tindak lanjut dari edaran Menteri Pertanian RI mengenai kewaspadaan terhadap penyakit hewan menular strategis (PHMS).

Selama penutupan pasar hewan, Dinas Peternakan bekerja sama dengan BPBD, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta pengelola pasar hewan untuk melakukan pembersihan dan desinfeksi guna memastikan lingkungan tetap steril dan aman bagi ternak setelah pasar kembali dibuka.

Sebagai informasi, terkait upaya pencegahan, Saleh mengungkapkan bahwa capaian vaksinasi PMK tahap 1 di Kabupaten Jombang hingga 31 Januari 2025 telah mencapai 100 persen. 

"Alhamdulillah, vaksinasi PMK Tahap 1 selesai," terangnya, Selasa (04/02/2025).

Di dua wilayah kerja Puskeswan, sebanyak 135 ekor sapi telah menerima vaksin, sementara total sapi yang tervaksin di seluruh wilayah mencapai 7.029 ekor dari target 7.050 ekor.

Dari data Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, per 8 Desember 2024 hingga 31 Januari 2025, terdapat 1.320 sapi yang terjangkit PMK. Dari jumlah tersebut, 85 ekor mati, 126 ekor dipotong paksa, 722 ekor sembuh, dan 387 ekor masih dalam kondisi sakit. Langkah-langkah pengendalian terus dilakukan agar pasar hewan tidak menjadi titik penyebaran baru.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau para peternak agar segera melaporkan jika menemukan gejala PMK atau penyakit menular lainnya pada ternak mereka. Sehingga dengan adanya langkah penanganan yang cepat, pemerintah berharap wabah PMK dapat segera teratasi sehingga aktivitas pasar hewan bisa kembali berjalan normal.

“Pemerintah Kabupaten Jombang berharap dengan penutupan sementara pasar hewan ini, penyebaran PMK dapat dicegah dan kesehatan hewan ternak di wilayah Jombang dapat terlindungi,” pungkasnya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Timur Bersama Sat Binmas Polres Blitar melaksanakan kegiatan Focus Group…

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar.Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., S.H., menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara bendera hari Senin di SMAN…

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sejak awal bulan Januari sampai Bulan Juli 2026, PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengamankan barang barang milik penumpang…

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Polemik lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Janti, Kecamatan Tarik yang dituding bakal mematikan fungsi…

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - ‎Ratusan warga RW 07 Dusun Punjul lakukan aksi unjuk rasa di kantor kelurahan Bangunsari Kecamatan Dolopo, Minggu (23/8/2026) mala…

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

"Becik ketitik, olo ketoro. Yang baik akan kelihatan titiknya, yang jahat akan kelihatan nyata kebusukannya.”   SURPRISE!! Ada penemuan barang bukti baru sa…