Tekan Penularan PMK, Pasar Hewan Ternak di Ponorogo Masih Ditutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pasar hewan ternak di Kecamatan Jetis, Ponorogo. SP/ PNG
Ilustrasi. Pasar hewan ternak di Kecamatan Jetis, Ponorogo. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya menekan penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di lingkup Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Pemerintah setenpat masih menutup pasar hewan yang berada di Kecamatan Jetis.

Kepala Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan (PKHP) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Kabupaten Ponorogo Siti Barokah, mengatakan jika langkah tersebut sesuai Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/31/013/2025 tentang Status Keadaan Darurat Bencana Non-Alam akibat PMK.

Sementara itu, untuk pembukaan kembali pasar hewan masih perlu kajian mendalam. Keputusan tersebut mempertimbangkan kondisi penularan dan capaian vaksinasi, dengan terus menggencarkan evaluasi mingguan untuk memantau jumlah sapi yang terpapar PMK. 

"Pembukaan pasar hewan pasti dilakukan, tetapi perlu kajian lebih lanjut dengan melihat kondisi penularan dan sebaran vaksinasi. Karena secara teori, penutupan pasar hewan efektif karena sapi yang datang berasal dari berbagai daerah, dan kita tidak tahu kondisinya apakah sehat atau sakit,” ujar Siti Barokah, Selasa (11/02/2025).

Sebagai informasi, ditemukan 15 ekor sapi terjangkit PMK yang diperjualbelikan sebelum pasar hewan ternak di Jetis ditutup. Situasi ini mendorong Pemkab Ponorogo mengambil kebijakan penutupan guna mencegah perluasan kasus.

Meskipun kasus PMK kini telah melandai, kata dia, laporan sapi terjangkit PMK masih terus masuk, meskipun jumlahnya relatif kecil. "Sekarang kasusnya sudah landai, tetapi masih ada laporan satu atau dua kasus," ujar Siti Barokah. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Ponorogo Geger!  Jasad Bayi Hugel Dibuang di Selokan 

Ponorogo Geger!  Jasad Bayi Hugel Dibuang di Selokan 

Sabtu, 16 Mei 2026 21:28 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 21:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Warga Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digemparkan oleh penemuan jasad bayi yang sudah membusuk di …

Dari Lapangan ke Pariwisata, MLSC Surabaya Serap Ribuan Peserta dan Penonton

Dari Lapangan ke Pariwisata, MLSC Surabaya Serap Ribuan Peserta dan Penonton

Sabtu, 16 Mei 2026 19:43 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 19:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2 2025–2026 tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet, tet…

Libatkan Konten Kreator, DPR Dorong Branding Pariwisata Jatim Tembus Pasar Global

Libatkan Konten Kreator, DPR Dorong Branding Pariwisata Jatim Tembus Pasar Global

Sabtu, 16 Mei 2026 15:30 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya penguatan sektor pariwisata di Jawa Timur terus didorong melalui pemanfaatan teknologi digital dan keterlibatan masyarakat. S…

Genap Setengah Abad, DLU Tegaskan Komitmen Layanan dan Keselamatan Penumpang

Genap Setengah Abad, DLU Tegaskan Komitmen Layanan dan Keselamatan Penumpang

Sabtu, 16 Mei 2026 12:21 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 12:21 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Dharma Lautan Utama (DLU) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-50 dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Vasa, Surabaya, Jumat (…

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tiga Daerah, Anggaran Capai Rp46,9 Miliar

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tiga Daerah, Anggaran Capai Rp46,9 Miliar

Jumat, 15 Mei 2026 22:05 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 22:05 WIB

SurabayaPagi, Tulungagung – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di K…

Walk for Peace 2026 Singgah di Grahadi, Khofifah Serukan Harmoni Antarumat Beragama

Walk for Peace 2026 Singgah di Grahadi, Khofifah Serukan Harmoni Antarumat Beragama

Jumat, 15 Mei 2026 22:00 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 22:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan 57 Bhikkhu lintas negara yang menjalankan perjalanan spiritual I…