ANALISIS BERITA

Raja Kecil itu Sosok Tidak Nurut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, sosok raja kecil yang sempat disinggung Prabowo merujuk ke kalangan birokrat pemerintahan. Saya serap pernyataan raja kecil yang dilontarkan Prabowo adalah sosok yang tidak menuruti arahannya soal efisiensi anggaran.

Bagi saya, soal raja-raja kecil tentu yang terdampak dari efisiensi anggaran Prabowo itu adalah dari kalangan birokrat, yaitu aparatus-aparatus sipil negara. Itu yang paling terdampak dan kelihatan sangat tidak happy dengan kebijakan ini. Karena dengan kebijakan efisiensi ini jalan-jalan ke luar, kemudian kunjungan studi banding keluar seperti yang disampaikan Prabowo itu tidak lagi terjadi. Jujur, itu yang kita saksikan dalam beberapa tahun lalu memang sering dilakukan oleh birokrasi kita.

Saya menilai ada momentum bersih-bersih jajaran di balik pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal sosok ndablek dan raja kecil di pemerintahannya. Saya menilai pernyataan Prabowo itu sebagai penilaian terhadap kinerja para anak buahnya selama empat bulan bekerja.

Menurut pandangan saya, Prabowo ini sebenarnya diharapkan oleh publik untuk segera melakukan reshuffle kabinet, mengganti para pembantu-pembantunya yang memang tidak bisa bekerja sesuai ekspektasi. Menurut saya, empat bulan itu adalah waktu yang sebenarnya cukup untuk memberikan reward and punishment kepada menteri dan pembantunya apakah mereka kinerjanya baik dan harus lanjut.

Pernyataan adanya sosok ndablek dan raja kecil yang diucapkan Prabowo dalam sepekan terakhir, tidak tanpa alasan diucapkan secara terbuka oleh Prabowo kepada publik.

Saya berpendapat pernyataan Prabowo Subianto yang diulang-ulang soal jajarannya yang ndablek dan bandel saya kira (harapannya) tidak lagi terulang di kemudian hari.

Dan yang paling penting langsung dieksekusi, langsung diganti dan reshuffle tanpa pandang bulu dari kalangan partai, kalangan profesional atau dari relawan atau siapapun pembantunya yang tidak sesuai harapan diganti.

Menurut saya, keinginan Prabowo untuk melakukan efisiensi anggaran demi sejumlah programnya yang langsung berdampak kepada rakyat tercapai merupakan hal lumrah. Dan saya pun menilai pernyataan terbuka Prabowo soal adanya raja-raja kecil yang melawan kebijakan itu justru bisa menjadi momentum Prabowo dalam bersih-bersih jajaran birokrat pemerintah.

Logika saya berkata, sah aja Prabowo itu berbenah-benah supaya anggaran kita tidak boros tidak dipakai mereka untuk kepentingan-kepentingan yang tidak penting. Saya amati publik tahu selama ini birokrasi kita berbelit-belit, birokrasi kita boros, bahkan kinerjanya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Ini yang disebut momentum bersih-bersih memperbaiki dan melakukan efisiensi anggaran tentu untuk mendukung program Prabowo yang populis dan pro-rakyat bisa berjalan dengan maksimal. n rmc

Berita Terbaru

Menkeu Tegaskan untuk Bayar Utang

Menkeu Tegaskan untuk Bayar Utang

Kamis, 13 Agu 2026 08:12 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:12 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara terkait total utang pemerintah yang tercatat lebih dari Rp 10.000 triliun per…

Ronaldo, Nikahi Pegawai Toko Ritel Gucci di Madrid

Ronaldo, Nikahi Pegawai Toko Ritel Gucci di Madrid

Kamis, 13 Agu 2026 08:09 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesepakbola Christiano Ronaldo resmi menikahi kekasihnya Georgina Rodriguez setelah menjalin hubungan sejak 2016. Mereka mengumumkan…

Polda Jatim Temukan Arisan Online Fiktif Capai Rp 71 miliar

Polda Jatim Temukan Arisan Online Fiktif Capai Rp 71 miliar

Kamis, 13 Agu 2026 08:03 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktorat Siber Polda Jawa Timur membongkar kasus dugaan arisan online fiktif dengan perputaran uang mencapai Rp 71 miliar. Ada 140 orang…

PACAR RAKA JATIM TIO, MASIH NGUMPET

PACAR RAKA JATIM TIO, MASIH NGUMPET

Kamis, 13 Agu 2026 08:00 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Disbudpar Jatim bersama Dewan Juri Raka Raki Jatim dan Disporapar Kota Surabaya menggelar rapat pembahasan pelanggaran kode etik Raka Wakil…

Ke Hong Kong, Kini Bebas Visa

Ke Hong Kong, Kini Bebas Visa

Kamis, 13 Agu 2026 07:57 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 07:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan data terbaru Global Passport Index per Juli 2026, Warga Negara Indonesia (WNI) mengantongi akses bebas visa ke 89 negara di…

Wakaf Produktif Masjid Istiqlal dikelola Manajer Investasi

Wakaf Produktif Masjid Istiqlal dikelola Manajer Investasi

Kamis, 13 Agu 2026 07:54 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku masih membahas pengelolaan wakaf produktif Masjid Istiqlal. OJK mendorong pengelolaan dana umat di…