Bertajuk 'Indonesia Gelap' dengan 5 Tuntutan

Demo BEM SI di Jakarta Aman, di Surabaya Ricuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan mahasiswa dari beberapa kampus di Surabaya menggeruduk DPRD Jatim. Mereka unjuk rasa menyorot kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat. Situasi sempat memanas, dengan membakar ban di depan Gedung DPRD Jatim.
Ribuan mahasiswa dari beberapa kampus di Surabaya menggeruduk DPRD Jatim. Mereka unjuk rasa menyorot kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat. Situasi sempat memanas, dengan membakar ban di depan Gedung DPRD Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar demonstrasi protes rezim Prabowo Subianto bertajuk 'Indonesia Gelap' di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (17/2). Juga di Surabaya. Hingga magrib, aksi BEM SI di Jakarta, berlangsung aman. Tapi di Surabaya ricuh. Lima mahasiswa diamankan.

Ada ribuan mahasiswa dari berbagai universitas terus memadati kawasan Patung Kuda di dekat Istana Kepresidenan, hingga sore.

Massa mahasiswa itu berkumpul di sana dalam rangka berdemonstrasi yang bertajuk 'Indonesia Gelap'.

Imbas demonstrasi ini, arus lalu lintas dari Jalan MH Thamrin menuju Medan Merdeka Selatan atau kawasan Monas terpantau padat akibat arus kendaraan tertahan massa aksi.

Pukul 16.20 wib, mahasiswa demonstran yang ada di lokasi aksi bertambah lagi. Mahasiswa yang baru tiba di lokasi aksi itu berjalan berbaris dipimpin mobil komando dari arah Jalan Medan Merdeka Selatan menuju area Patung Kuda.

 

Aksi Demo di Surabaya

Sebanyak lima orang mahasiswa massa aksi 'Indonesia Gelap' ditangkap pihak kepolisian saat demonstrasi di depan DPRD Jatim Surabaya, Senin (17/2).

"Ada sekitar lima, dan kami melihat sendiri, bahwa teman kami lima orang itu dibawa oleh anggota ke dalam [Gedung DPRD]," kata korlap aksi Aulia Thaariq Akbar atau Atta.

Selain itu kata Atta, ada juga sekitar lima orang mahasiswa lainnya mengalami kekerasan oleh aparat.

Kabag Ops AKBP Wibowo membantah kepolisian menangkap lima orang mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa.

"Tadi tidak ada yang diamankan, semuanya adik-adik mahasiswa boleh dikonfirmasi. Apa yang disampaikan, isu-isu ada yang diamankan. Saya pastikan tidak ada diamankan," kata Wibowo.

Wibowo juga mengaku pihaknya tidak menangkap seorang perusuh atau provokator dalam aksi ini. Ia menuturkan aksi hanya diwarnai sedikit insiden saling dorong.

"Memang, tadi ada sedikit dorong-dorongan karena mahasiswa sedikit maju ke depan. Kemudian kita menjaga agar situasi kondusif supaya tidak masuk ke batas yang kita sepakati, hanya dorong-dorongan seperti itu," pungkas Wibowo.

 

Bawa Sejumlah Banner

Terdapat sejumlah banner yang turut dibawa massa mahasiswa. Beberapa di antaranya 'Krisis Iklim Krisis Demokrasi', 'Indonesia Gelap', hingga 'Omon-omon Oke Gas.

Lautan mahasiswa demonstran Indonesia Gelap itu tertahan di Patung Kuda. Mereka tak bisa mendekat untuk berdemonstrasi di sebarang istana karena ditahan barikade beton dan kawat berduri yang sebelumnya telah dipasang pihak kepolisian.

 

Ada dari UGM Yogyakarta

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi bukan hanya dari kampus Jakarta dan sekitarnya, karena ada pula dari daerah lain. Salah satu yang terpantau massa aksi beralmamater Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Hingga berita ini ditulis, terpantau masih ada kelompok massa mahasiswa yang terus berduyun-duyun memadati kawasan Patung Kuda untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan ada sebanyak 1.623 personel yang dikerahkan untuk mengamankan aksi demo tersebut.

 

Ada 5 Tuntutan

Sejak siang pantauan koresponden Surabaya Pagi, dilakukan rekayasa lalu lintas dengan barikade beton. Rekayasa ini mulai diberlakukan sejak pukul 13.30 WIB. Sejumlah kawat berduri juga dipasang.

Akan tetapi, jalan Medan Merdeka Barat ke arah MH Thamrin dan Medan Merdeka Selatan tidak ditutup. Namun, kepadatan kendaraan terpantau terjadi akibat rekayasa lalu lintas ini.

Di sisi lain, hingga pukul 14.30 WIB belum terpantau massa aksi mulai menggelar demonstrasi yang rencananya digelar hingga Rabu (19/2).

Koordinator BEM SI Herianto menjelaskan ada 5 tuntutan yang dibawa pihaknya selama aksi 3 hari ini. Salah satunya, mendesak Prabowo mencabut kebijakan efisiensi anggaran.

Keempat tuntutan lainnya yakni; transparansi status pembangunan, transparansi keseluruhan program MBG, tolak revisi UU Minerba, tolak dwifungsi TNI, tangkap dan adili Jokowi, dan sahkan RUU Perampasan Aset.

Herianto menjelaskan di Jakarta, aksi digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Herianto memprediksi aksi hari pertama di Jakarta akan diikuti sekitar 5 ribu mahasiswa dari berbagai universitas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan ada sebanyak 1.623 personel yang dikerahkan untuk mengamankan aksi demo tersebut. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Seorang Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam Ikan Koi

Seorang Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam Ikan Koi

Sabtu, 08 Agu 2026 13:27 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Warga Desa Tanjung, Kec. Udanawu, Kab. Blitar, kemarin sore (Jumat, 7 Agustus 2026) sekitar pukul 16.00 dikejutkan dengan adanya s…

Dentuman dan Asap Gegerkan Warga Ring 1 Gresik, Insiden Diduga Terjadi di Smelter PT Smelting

Dentuman dan Asap Gegerkan Warga Ring 1 Gresik, Insiden Diduga Terjadi di Smelter PT Smelting

Sabtu, 08 Agu 2026 12:37 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Warga di sekitar kawasan industri Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, dibuat panik oleh suara dentuman keras yang terjadi berulang k…

Peringati HUT RI ke-81 tahun 2026 Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Jabon, Gelar RALLY HIKING, Trophy bergilir Camat Jabon

Peringati HUT RI ke-81 tahun 2026 Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Jabon, Gelar RALLY HIKING, Trophy bergilir Camat Jabon

Sabtu, 08 Agu 2026 11:36 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 Tahun 2026, Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Jabon, Kabupaten Sidoarjo, m…

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit P…

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama j…

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…