SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto — Masyarakat Mojokerto patut berbangga memiliki bakat muda yang kini tengah menapaki karier di dunia hiburan sejak usia dini.
Ya! Bakat muda asli Mojokerto itu dimiliki Aira Lubna, siswi kelas 2 SMP TNH Kota Mojokerto. Gadis belia ini kini tengah menapaki karier di dunia perfilman. Aira Lubna telah menjadi pemeran pembantu utama dalam film “Desa Mati” yang akan dirilis diseluruh bioskop di Indonesia pada 6 Maret medatang.
Perjalanan karir putri dari pasangan Eko Luthvi Hidayat dan Erfi Sofiya dalam industri hiburan dimulai pada tahun 2018 saat ia mengikuti kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata di Jakarta. Dalam ajang tersebut, Aira meraih predikat juara satu dalam kategori Fotogenik.
“Usai meraih penghargaan, Aira menarik perhatian banyak agensi di ibu kota. Banyak pihak yang menilai wajahnya sangat fotogenik di depan kamera. Ia pun mendapat tawaran untuk bergabung dengan berbagai agensi dan mengikuti casting untuk sinetron serta film layar lebar,” kata Erfi Sofiya ibu Aira Lubna.
Lebih lanjut Erfi menceritakan setelah melalui berbagai proses casting, Aira akhirnya mendapatkan peran pertamanya dalam film horor Kembang Kantil yang dirilis pada tahun 2019. Dalam film yang dibintangi Sarwendah itu, Aira berperan sebagai anak panti asuhan. Meskipun perannya kecil, pengalaman tersebut menjadi awal yang berharga bagi perjalanan kariernya.
Kesempatan berikutnya datang lewat film horor lainnya, Rasuk, yang dibintangi Nikita Willy. Dalam film tersebut, Aira berperan sebagai sosok hantu yang membayangi karakter utama. Ia mengaku awalnya merasa perannya cukup terbatas, namun tetap mengambilnya sebagai pengalaman berharga.
“Tidak hanya di layar lebar, Aira juga mendapat kesempatan bermain dalam sinetron yang tayang di MNCTV. Setelah menjalani proses syuting yang cukup padat, ia mulai lebih memahami dunia akting secara profesional,” katanya.
Kini tambahnya film terbaru yang dibintanginya adalah Desa Mati, yang syutingnya dilakukan pada tahun lalu di Yogyakarta. Dalam film ini, Aira memerankan karakter Ayu, seorang anak kecil yang terjebak di desa misterius.
Dikisahkan, Ayu dikurung oleh warga desa karena dianggap membawa ancaman. Lima mahasiswa yang datang ke desa tersebut berusaha menyelamatkannya, namun menemukan berbagai kejanggalan yang mengerikan. Film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 6 Maret mendatang.
Dengan perjalanan karier yang terus berkembang, Aira Lubna menunjukkan bahwa kerja keras dan ketekunan membuahkan hasil. Namanya kini semakin dikenal sebagai aktris muda berbakat di dunia perfilman Indonesia. Dwi
.
Editor : Redaksi