Program Pengadaan Beras untuk ASN di Jombang Dikaji Ulang, Petani Ikut Kecipratan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Beras. SP/ JBG
Ilustrasi. Beras. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur tengah fokus mengendalikan kemandirian pangan dan kestabilan harga gabah. Diantaranya, dengan mengkaji kemungkinan pengadaan beras untuk ASN (aparatur sipil negara) dari petani lokal.

Pasalnya, jika selama ini ASN menerima tunjangan beras dalam bentuk uang tunai, nantinya akan dialihkan dalam bentuk beras. Tentu program ini berpotensi menguntungkan petani dengan memastikan hasil panen mereka terserap dengan harga yang layak. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Danang Praptoko mengatakan, program ini tentunya untuk menekan inflasi harga, khususnya untuk komoditas beras.

”Program ini tentunya mempunyai tujuan untuk kemandirian pangan dan petani mendapat harga yang stabil dari hasil panennya,” ujarnya, Senin (24/02/2025).

Meski mendukung, Bappeda Jombang terus melakukan kajian menyeluruh terkait dampak dari kebijakan tersebut sebelum dibahas lebih lanjut di DPRD. Pasalnya, potensi keuntungan dan resikonya juga harus dianalisis lebih dahulu agar pelaksanaan kebijakan berjalan lancar tanpa adanya kesalahan atau kebocoran.

”Tentunya harus lebih dimatangkan lagi, teknisnya seperti apa, dampaknya seperti apa pada saat penerapannya nanti, semua masih kita kaji,” tegasnya.

Apabila program ini berhasil, pastinya sangat bagus untuk harga maupun petani itu sendiri. ”Jadi nanti programnya seperti apa, kita kaji terlebih dahulu,”  tegasnya lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jombang M Syarif Hidayatullah mengungkapkan, program pengadaan beras untuk ASN dari petani lokal sangat bagus.

Terlebih lagi, pada saat musim panen, biasanya harga gabah anjlok. Dengan program ini petani jadi lebih terlindungi. ”Harga beras tentunya juga akan stabil. Pemkab bisa melihat atau mencontoh daerah-daerah lain yang sudah berjalan program tersebut,” pungkasnya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Bupati Gus Fawait Keluarkan Instruksi Pengurangan Sampah Plastik

Bupati Gus Fawait Keluarkan Instruksi Pengurangan Sampah Plastik

Jumat, 22 Mei 2026 05:50 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menindaklanjuti Surat Menteri Lingkungan Hidup terkait dengan rencana penghentian pemrosesan akhir sampah dengan sistem pembuangan terbuka…

Pemkab Jember Jadi Contoh Nasional Pengentasan Kemiskinan

Pemkab Jember Jadi Contoh Nasional Pengentasan Kemiskinan

Jumat, 22 Mei 2026 05:50 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:50 WIB

Surabayapagi.com : Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) memuji langkah Pemerintah Kabupaten Jember dalam mempercepat pengentasan kemiskinan…

AI Seperti Bulldozer

AI Seperti Bulldozer

Jumat, 22 Mei 2026 05:45 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Amazon, Blue Origin dan Meta PHK Besar besaran karyawannya karena sedang gencar Mengotomatisasi Berbagai pekerjaan dengan AI.Bezos bahkan…

John Travolta (72) Masih Memukau

John Travolta (72) Masih Memukau

Jumat, 22 Mei 2026 05:40 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI .com: John Travolta mencuri perhatian di Festival Film Cannes 2026 lewat penampilannya yang berbeda dari biasanya. Aktor “Grease” itu tampil den…

Google, Berevolusi Jadi Platform Berbasis AI

Google, Berevolusi Jadi Platform Berbasis AI

Jumat, 22 Mei 2026 05:38 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:38 WIB

SURABAYAPAGI.com : Google resmi melakukan perubahan terbesar pada Search dalam 25 tahun terakhir. Mesin pencari yang selama ini identik dengan kotak pencarian…

Sistem Senjata Laser China, Ada di Bandara Dubai

Sistem Senjata Laser China, Ada di Bandara Dubai

Jumat, 22 Mei 2026 05:35 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI .com:Pekan lalu, netizen yang jeli menemukan apa yang tampak seperti sistem laser buatan China di bandara Dubai di Uni Emirat Arab (UEA). Laser…