OPD Pemkot Tak Hadir, Rapat Raperda Hunian Layak di Batalkan

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko.SP/ALQ
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko.SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Hunian Layak harus dibatalkan lantaran absennya perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya. Ketidak hadiran OPT ini menimbulkan kekecewaan DPRD Kota Surabaya.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyayangkan sikap OPD yang tidak memprioritaskan agenda penting tersebut. "Seharusnya, ketika DPRD memberikan undangan, mereka memprioritaskan untuk hadir. Jika berhalangan, setidaknya ada komunikasi atau konfirmasi," ungkap Yona.

Ketidakhadiran kepala dinas atau kepala bagian dalam rapat DPRD bukanlah kejadian pertama. Yona mengungkapkan bahwa seringkali OPD hanya mengirimkan perwakilan staf, yang dianggap sebagai bentuk tidak menghargai Lembaga Legislatif.

“Beberapa kali kepala-kepala OPD diundang selalu diwakilkan stafnya itu sama artinya dengan tidak mengapresisasi Lembaga Legislatif,” tegasnya.

Politisi Gerindra tersebut memberikan peringatan keras. Jika kondisi ini terus berlanjut, DPRD akan mempertimbangkan untuk tidak melanjutkan agenda rapat di komisi maupun panitia khusus (pansus).

“Kedepan jika kami mengundang kepala-kepala dinas atau bagian dan tidak dihadiri langsung oleh yang bersangkutan. Maka kami kembali akan pertimbangkan untuk melanjutkan atau tidak agenda-agenda rapat,baik di pansus maupun di komisi,” terangnya.

Senada dengan Yona, Ketua Pansus Raperda Hunian Layak, Muhammad Saifuddin, menilai sikap OPD tidak hanya mencoreng marwah DPRD, tetapi juga menghambat pembahasan kebijakan yang berkaitan langsung dengan kepentingan warga.

"Ini sangat melecehkan kami. Undangan rapat ini ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Kota Surabaya," tegas Saifuddin.

Politisi Demokrat ini menekankan pentingnya pembahasan hunian layak dalam mewujudkan Surabaya sebagai smart city yang menjamin warganya mendapatkan tempat tinggal yang layak dan sesuai standar.

Saifuddin menyatakan kekecewaannya karena tak satu pun OPD hadir. Pansus akan menjadwalkan ulang rapat dan berharap ada itikad baik dari OPD.

"Ini bukan hanya soal rapat, tetapi menyangkut kehidupan warga Surabaya. Kami kecewa karena tak satu pun OPD hadir. Ke depan, kami akan menjadwalkan ulang rapat dan berharap ada itikad baik dari mereka,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…