Dampak Efisiensi, Banggar DPRD Sumenep Bakal Rombak APBD 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Banggar DPRD Sumenep, M. Muhri. SP/ ROS
Anggota Banggar DPRD Sumenep, M. Muhri. SP/ ROS

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Kebijakan efisiensi anggaran dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 01 Tahun 2025 mulai berdampak di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

 Sejumlah program dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 harus disesuaikan akibat pemangkasan dan relokasi anggaran.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep, M. Muhri, menyatakan bahwa pemerintah daerah wajib menyesuaikan diri dan mengatur kembali perencanaan anggaran.

“Beberapa program dalam APBD sementara ditunda hingga pembahasan anggaran selesai dan disesuaikan dengan kebijakan baru. Kami akan segera membahas perubahan APBD 2025 bersama Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (Timgar) pekan ini,” katanya, Selasa (25/02/2025).

Meski ada penyesuaian, politisi PKB ini menyatakan sektor kesejahteraan masyarakat dan kepentingan umum tetap menjadi prioritas.

“Kondisi ini berdampak pada masyarakat karena banyak program tertunda. Namun, kami berupaya agar program yang menyentuh kepentingan rakyat tetap terealisasi,” tegasnya.

Oleh sebab itu, ia juga meminta masyarakat bersabar terkait tertundanya proyek pembangunan, termasuk infrastruktur jalan di wilayah kepulauan yang terdampak efisiensi anggaran.

“Dampaknya cukup besar karena semua program tertunda. Namun, ini adalah kebijakan pusat. Meski begitu, dana yang dipangkas tetap dialokasikan untuk masyarakat dalam bentuk program berbeda,” tandasnya. ros

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…