SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Tantangan dunia usaha saat ini tidak hanya di level lokal, tetapi juga nasional dan internasional. Sebab itu, penting bagi para pengusaha muda Indonesia untuk berkiprah guna menggaet pasar global.
Hal itu dikatakan Bendahara Umum BPC HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kabupaten Mojokerto, M Fuad A saat mengikuti Business Matching tiga kota/kabupaten bertema MATCHING Silaturahmi Kolaborasi 2025, di Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
“HIPMI terus membangun jejaring tidak hanya domestik, tetapi juga internasional. Karena harapan HIPMI, pengusaha muda tidak hanya menjadi pemain nasional, tetapi juga pemain internasional,” ujarnya.
Acara Business Matching yang digagas Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Mojokerto berkolaborasi dengan BOC HIPMI Kota Mojokerto ini sebagai langkah awal untuk menciptakan sinergi yang lebih kuat antar pengusaha muda di wilayah Jawa Timur.
Event yang diikuti puluhan peserta tersebut menghadirkan narasumber Sekretaris Umum BPC HIPMI Kabupaten Mojokerto, Erwansyah. Serta dihadiri anggota BPC HIPMI Kabupaten Bangkalan.
Masih kata Fuad, event itu merupakan salah satu masukan kami pada kunjungan Ketua Umum (Ketum) Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur, Ahmad Salim Assegaf ke Mojokerto.
"Saat beliau berkunjung ke Mojokerto kami sudah menyampaikan bahwa perlu adanya pertemuan, tidak hanya KWSB (Ketua Wakil Sekretaris Bendahara) saja," ungkapnya.
Menurutnya, event itu menjadi salah satu terobosan yang cukup baik karena dengan dengan event ini antar anggota BPC bisa saling mengenal dan bisa terhubung dalam dunia bisnis.
Selain itu, event tersebut sebagai ajang silahturahmi antar BPC Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto dan Kabupaten Bangkalan serta memperluas jaringan usaha antar anggota BPC.
"Selain itu juga membangun kolaborasi dan sinergi di dunia bisnis, mempererat hubungan baik antar anggota. Sesuai spirit Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur, Ahmad Salim Assegaf, yakni 'Merajut ASA Jatim Beraksi', event ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan sinergi yang lebih kuat antar pengusaha muda di wilayah Jawa Timur, khususnya Mojokerto dan Bangkalan," harapnya. Dwi
Editor : Redaksi