SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kota Madiun, Pemerintah Kota (Pemkot) setempat sedang mengebut penyediaan 16 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sesuai kebutuhan.
SPPG tersebut melayani sekitar 3.000 anak peserta program MBG dengan sasaran siswa sekolah. Dan saat ini Kota Madiun sudah memiliki satu unit SPPG yang ada di Jalan Tirta Raya, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
"Salah satu target 100 hari kerja pertama saya setelah dilantik adalah 'maraton' penyediaan 16 SPPG untuk kebutuhan kelancaran program MBG dari pemerintah pusat," jelas Wali Kota Madiun Maidi, Minggu (02/03/2025).
Menurutnya, saat ini Kota Madiun sudah memiliki satu unit SPPG yang ada di Jalan Tirta Raya, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. SPPG tersebut melayani sekitar 3.000 anak peserta program MBG dengan sasaran siswa sekolah.
Adapun, sebanyak 16 tempat tersebut telah terpetakan, namun pihaknya tak menyebut lokasi yang digunakan apakah aset Pemkot ataupun menggandeng pihak lain, baik dari swasta ataupun instansi pemerintah.
"Sebanyak 16 tempat ini akan saya tinjau dulu kelayakannya. Insya Allah 16 tempat ini akan selesai dalam 100 hari kerja. Sehingga program MBG bisa segera dilaksanakan di semua sekolah sasaran," kata dia.
Sementara itu, diketahui sesuai data, total siswa di Kota Madiun yang menjadi sasaran program makan bergizi gratis mencapai 51 ribu anak, sehingga masih memerlukan 16 dapur atau SPPG lagi. Belum lagi sasaran dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
"Intinya, Pemkot Madiun siap mendukung kesuksesan program MBG yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran," katanya.
Namun dalam pelaksanaannya, perlu adanya kolaborasi lintas sektor, agar program pemerintahan Prabowo-Gibran tersebut dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mengentaskan kemiskinan gizi, dan mencegah stunting. md-02/dsy
Editor : Desy Ayu