Wali Kota Ning Ita Sebut Angka Stunting di Kota Mojokerto Tinggal 8 Kasus

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Ning Ita saat menghadiri acara sertijab TP PKK Kota Mojokerto
Walikota Ning Ita saat menghadiri acara sertijab TP PKK Kota Mojokerto

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan angka stunting Kota Mojokerto hanya tersisa 8 kasus atau sekitar 1,54 persen dari total jumlah penduduk Kota Mojokerto.

Hal itu diungkapkan Ning ita saat menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto di ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Rabu (5/3/2025).

"PR nya tinggal sedikit saja, tapi kita tidak boleh bangga dan puas diri. Perlu effort, kerja keras dan kolaborasi supaya segera menuju yang kita cita-citakan yakni new zero stunting," ungkapnya.

Masih kata Ning ita, TP PKK juga memiliki peran dalam uoaya percepatan penurunan angka stunting Kota Mojokerto. Untuk itu 

perlu terus diupayakan dan dibutuhkan keterlibatan semua pihak yang terkait dan berkomitmen menangani stunting. 

Menurutnya, stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas hidup masyarakat, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. 

"Hal ini dikarenakan anak stunted, bukan hanya terganggu pertumbuhan fisiknya (Bertubuh Pendek/ Kerdil) saja, melainkan juga anak mudah terkena penyakit, terganggu perkembangan otaknya, yang mana tentu akan sangat mempengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah, produktivitas dan kreativitas di usia-usia produktif," pungkasnya. 

Sekedar informasi, berdasarkan data elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM) prevenlensi stunting Kota Mojokerto tahun 2024 sebnayak 1,54 persen, sedangkan tahun 2023 turun menjadi 2,04 persen, tahun 2022 sebanyak 3,12 persen, 2021 sebanyak 4,84 persen dan 2020 sebanyak 7,71. Dwi

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Diwarnai Bentrok, Ratusan Massa Aksi Desak Evaluasi Program Pemerintah

Diwarnai Bentrok, Ratusan Massa Aksi Desak Evaluasi Program Pemerintah

Jumat, 26 Jun 2026 21:13 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 21:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Aksi demonstrasi bertajuk “Warga Surabaya Turun ke Jalan” digelar di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6/2026). Ratusan …

Aksi #IndonesiaSekarat Berujung Pembubaran, Polisi Amankan Sejumlah Peserta

Aksi #IndonesiaSekarat Berujung Pembubaran, Polisi Amankan Sejumlah Peserta

Jumat, 26 Jun 2026 20:58 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Aparat kepolisian melanjutkan pembubaran aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSekarat hingga ke kawasan Jalan Pemuda, tepatnya di depan…

Sekda Jatim Soroti Aksi Perusakan Aset Daerah di Tengah Proses Renovasi

Sekda Jatim Soroti Aksi Perusakan Aset Daerah di Tengah Proses Renovasi

Jumat, 26 Jun 2026 20:37 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menyayangkan kembali terjadinya perusakan terhadap Gerbang yang saat ini…

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total di Tengah Desakan Penghentian Sementara dan Fokus Wilayah 3T

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total di Tengah Desakan Penghentian Sementara dan Fokus Wilayah 3T

Jumat, 26 Jun 2026 20:22 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Lembaga pengawas program makan siang pemerintah, MBG Watch, mendesak pemerintah untuk segera memberlakukan moratorium atau p…

Saksi Sumarno Sebut Maidi Minta OPD Siapkan Satu Domba untuk Mini Zoo 

Saksi Sumarno Sebut Maidi Minta OPD Siapkan Satu Domba untuk Mini Zoo 

Jumat, 26 Jun 2026 20:20 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:20 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –‎Selain dugaan pemerasan terhadap pengusaha dan pengembang dalam persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi berkedok CSR dan grati…

Kepergian Kiai Politisi dan Politisi Kiai, dengan Segudang Pengabdian

Kepergian Kiai Politisi dan Politisi Kiai, dengan Segudang Pengabdian

Jumat, 26 Jun 2026 19:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 19:19 WIB

Obituari Oleh Muhajirin  Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Dunia keulamaan dan masyarakat Kabupaten Lamongan kembali kehilangan salah satu putra t…