Pengangkatan 323 CPNS di Ponorogo Ditunda 1 Oktober 2025, BKPSDM: Tak Usah Cemas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni. SP/ PNG
Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Berdasarkan instruksi kebijakan pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur memastikan pengangkatan 323 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di daerahnya dari yang semula 1 April 2025, menjadi 1 Oktober 2025, menunggu surat resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sebanyak ratusan CPNS di wilayah Ponorogo tersebut terdiri dari 164 tenaga teknis dan 159 tenaga kesehatan, dengan seluruh formasi telah terisi penuh.

"Jadi kami posisinya juga menunggu surat resmi dari BKN, meski sudah diumumkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)," jelas Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni, Jumat (14/03/2025).

Lebih lanjut, penundaan ini tidak akan mempengaruhi status 323 CPNS yang telah dinyatakan lolos seleksi. Dikatakan, jika seluruh proses pemberkasan di Ponorogo telah selesai, para CPNS hanya tinggal menunggu pengangkatan resmi.

"Yang jelas, kalau di Ponorogo seluruh pemberkasan sudah selesai, tinggal menunggu pengangkatannya saja," ujarnya.

Zamroni mengakui bahwa banyak CPNS yang menanyakan kepastian jadwal pengangkatan, terutama bagi mereka yang telah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya demi status sebagai aparatur sipil negara.

"Wajar jika ada kegelisahan, saya maklum. Mereka ingin segera mendapatkan SK setelah dinyatakan lolos. Tapi dipastikan mereka tetap aman, hanya saja prosesnya memang sedikit mundur," tambahnya.

Selain itu, penundaan ini tidak akan berdampak pada masa kerja CPNS. Namun, hak keuangan seperti gaji baru dapat dicairkan setelah terbitnya Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT).

"Jika TMT dan SPMT ditetapkan bersamaan pada Oktober 2025, maka hak keuangan juga akan mengikuti," jelasnya.

Namun demikian ia meminta 323 CPNS 2024 di Ponorogo yang dinyatakan lolos seleksi tidak khawatir, karena mereka tidak akan tergeser. "Ya ditunggu saja lah, kami mohon bersabar," katanya. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Akses Keadilan, c

Perkuat Akses Keadilan, c

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai paya memperkuat akses keadilan bagi masyarakat di Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menyediakan fasilitas…

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pada 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, bakal menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk membangun tempat pemrosesan…

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal segera mengoperasikan 18 mikrobus baru, sehingga pihaknya akan memperbarui armada angkutan…

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam memperkuat pengelolaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah…

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo — Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), sempat tinggal selama sekitar empat bulan di Yasmaga Guest House, J…

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menindaklanjuti maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, bakal tegas…