Kasih Karunia

Yesus dan Toleransi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai umat Kristen saya setiap lebaran selalu memberikan ucapan selamat Idul Fitri kepada saudara-saudara Muslim yang merayakannya. Ini sebagai bentuk toleransi dan persatuan yang diajarkan Yesus kepada saya.

Yesus, adalah tokoh agama yang mengajarkan kasih dan persatuan. Bagi saya ini teladan toleransi karena ajaran-Nya menekankan cinta kasih kepada sesama, tanpa memandang perbedaan.

Ajaran Yesus yang paling terkenal adalah "Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" (Matius 22:39). Ajaran ini menekankan pentingnya cinta kasih kepada sesama, yang menjadi dasar toleransi.

Yesus sendiri mencontohkan toleransi dalam hidupnya. Dia tidak memaksa orang lain untuk mengikuti keyakinannya, tetapi lebih memilih untuk mengasihi dan melayani semua orang.

Saya pernah baca kisah dalam alkitab yang sangat menginspirasi tentang menjunjung tinggi toleransi. Itu kisah Kornelius.

 Allah dalam kisah ini digambarkan sebagai pribadi yang tidak pandang bulu dan mengasihi semua orang.

Kornelius seorang perwira pasukan Roma yang mengasihi dan percaya akan Yesus. Ia rajin berdoa dan suka berbagi pada orang miskin. Namun dirinya tidak bisa dekat dengan Yesus karena dirinya bukanlah keturunan dari orang Yahudi.

Hingga suatu hari malaikat Tuhan menampakkan diri kepadanya dengan membawa pesan “Allah berkenan kepadamu, dan Ia akan menjawab doa-doamu. Kirimlah beberapa orang untuk menjemput seorang laki-laki bernama Petrus. Ia berada di Yope di rumah Simon, yang tinggal di tepi laut.

Kornelius mengirim utusan untuk mengundang Petrus datang ke rumahnya dan Petrus setuju. Setiba nya Petrus dikediaman Kornelius di Kaisarea, Petrus disambut dengan Kornelius yang membungkuk dan berlutut di kakinya, tapi Petrus menolak dengan berkata “Aku hanya manusia saja”.

Ketika Petrus memberitakan firman kepada semua orang yang berada disitu. “Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang. Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya', tiba-tiba Allah mengirim Roh Suci dan membuat orang-orang berbicara dalam berbagai bahasa.

Peristiwa tersebut membuat orang-orang Yahudi kebingungan, karena yang selama ini mereka pahami bahwa Allah hanya berkenan kepada orang Yahudi saja namun ternyata Allah tidak memandang orang dari ras atau suku bangsa

Kisah Kornelius ini mengingatkan kita tentang toleransi. Allah sendiri menghapus semua batasan suku, ras, maupun latar belakang dan menerima semua orang yang mau taat dan mengasihiNya. Prinsip toleransi ini juga dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk saling menghargai dan menghormati semua perbedaan supaya menciptakan keharmonisan dan kedamaian yang penuh kasih. Maria Sari

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…