SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Knalpot mobil menjadi komponen penting dalam operasional kendaraan. Dan perlu diketahui, penyebab knalpot mobil keluar air bisa jadi normal namun bisa pula mengindikasikan kerusakan, Selasa (08/04/2025).
Normalnya, knalpot mobil memang akan mengeluarkan sedikit air. Hal itu wajar terjadi mengingat komponen knalpot memang berfungsi sebagai saluran pembuangan dari proses pembakaran.
Sebaliknya, kemunculan air di knalpot bisa jadi indikasi bahwa mesin dalam kondisi yang sehat. Air dari knalpot memang bisa muncul karena berbagai sebab dan ketika itu terjadi, pemilik kendaraan tak perlu khawatir.
Saat mesin mobil dinyalakan, terjadi pembakaran bahan bakar yang menghasilkan tenaga untuk menggerakkan kendaraan. Proses pembakaran ini tidak hanya menghasilkan asap, tetapi juga uap air. Saat proses pembakaran, uap akan mengembun hingga terhimpun jadi air dan menetes dari knalpot.
Sementara itu, keluarnya air dari knalpot mobil paling sering terjadi saat pagi hari. Kondisi itu wajar terjadi terlebih jika Anda memarkirkan mobil di luar ruangan dalam waktu semalaman. Saat mobil dalam kondisi diam, mesin mobil akan dingin. Saat itu terjadi embun air akan menempel di area mesin yang dingin.
Namun, beberapa mobil sudah dilengkapi dengan catalytic converter yang berfungsi untuk mengurangi banyaknya gas keluar dari knalpot. Gas tersebut akan diubah menjadi air ketika terkena suhu udara yang rendah lalu dibuang lewat knalpot.
Meskipun air yang keluar dari sistem pembuangan mobil bisa jadi hal normal, namun ada sebuah kondisi di mana air yang keluar dari knalpot justru mengindikasikan kerusakan, dilansir dari armorlubricants. Misalnya, saat air yang keluar dianggap terlalu banyak, perlu mencurigai adanya kerusakan.
Penyebab keluarnya air dari knalpot dalam jumlah cukup banyak adalah bercampurnya oli dan air atau cairan pendingin mesin. Saat Anda menjumpai hal tersebut segera panggil teknisi untuk memeriksanya. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu