Komisi III DPRD Gresik Minta Jalan Alternatif Banjarsari-Kedanyang Diperbaiki dan Diportal

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi jalan tembus Banjarsari -  Kedanyang kini mulai bergelombang dan berlubang lagi. Bila malam hari cukup membahayakan bagi pemotor karena belum diberi penerangan jalan. SP/M Aidid
Kondisi jalan tembus Banjarsari -  Kedanyang kini mulai bergelombang dan berlubang lagi. Bila malam hari cukup membahayakan bagi pemotor karena belum diberi penerangan jalan. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Komisi III DPRD Gresik kembali menyoroti kerusakan jalan alternatif penghubung Kecamatan Cerme dan Kecamatan Kebomas. Yakni jalan poros yang melintasi Desa Banjarsari Cerme sampai ke Desa Kedanyang Kebomas. Kini kondisinya semakin parah, tidak hanya bergelombang tapi sudah mulai berlubang.

Apalagi di malam hari, sepanjang jalan tersebut belum diberi penerang lampu sehingga sangat membahayakan pengguna jalan terutama pengendara motor. 

Menurut legislator Abdullah Hamdi, kerusakan jalan yang baru dibangun setahun lalu itu akan terus berulang. Karena problemnya bukan hanya terkait teknis, tetapi juga karena lemahnya pengawasan serta kurang matangnya perencanaan di awal. 

Hamdi sebagai Wakil Ketua Komisi III yang membidangi pembangunan mengaku jika komisinya menaruh atensi terhadap perbaikan jalan tersebut. Karena jalan ini merupakan alternatif untuk mengurai kemacetan jalan nasional di sekitar Terminal Bunder.

“Sudah sejak lama jalan ini menjadi atensi kami,” ujar Hamdi saat dihubungi, Selasa (8/4). Pernyataan tersebut memang benar bahwa pada Mei 2024 lalu, ia bersama anggota dewan lainnya, Luthfi Dawam, sempat melakukan inspeksi mendadak ke ruas jalan tersebut.

Kerusakan jalan yang berulang dinilai oleh politisi asal PKB ini, disebabkan oleh beberapa faktor utama. Salah satunya adalah banyaknya kendaraan besar yang melintas dan tidak sesuai dengan daya dukung jalan. Selain itu, kondisi kanan-kiri jalan yang berupa tambak membuat struktur penahan tanah (TPT) menjadi rentan.

“Proses pemadatan jalan juga belum maksimal, sehingga membuat jalan mudah berlubang atau ambles,” ujarnya. Tak hanya itu, ia menyoroti mutu pekerjaan yang dinilai masih kurang dari kata ideal. “Perencanaan pembangunannya saya lihat kurang maksimal, terutama dalam memperhitungkan beban jalan,” tambahnya.

Ditambahkan, persoalan ini tidak akan selesai jika aspek perencanaan, pengawasan, dan pelaksanaan tidak dibenahi secara menyeluruh. Ia menyarankan agar Dinas PUTR segera bertindak cepat dan tegas.

“Saran kami kepada teman-teman PUTR, lebih baik jalan tersebut segera diportal agar kendaraan yang lewat sesuai dengan tonase,” tegasnya.

Langkah pengendalian seperti pemasangan portal dianggap mendesak untuk mencegah kerusakan serupa terulang. DPRD Gresik berharap ke depan pembangunan infrastruktur di Gresik dapat dikerjakan secara maksimal dan benar-benar mempertimbangkan daya tahan dan kondisi lingkungan sekitar.

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…