Akhirnya! Tesla Mengaspal di Arab Saudi, Suhu Panas Ekstrem Jadi Tantangan Utama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jajaran mobil Tesla. SP/ JKT
Jajaran mobil Tesla. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pada Rabu 9 April 2025, akhirnya Tesla resmi memulai penjualan kendaraannya di Arab Saudi. Meski, langkah ini menandai babak baru dalam peta persaingan kendaraan listrik (EV) di kerajaan kaya minyak tersebut, dalam produksinya, Tesla harus siap menghadapi tantangan signifikan, terutama terkait minimnya infrastruktur pengisian daya. 

Bayangkan, di sepanjang jalur utama timur-barat sepanjang 900 kilometer yang menghubungkan ibu kota Riyadh dan kota suci Mekah, tidak ditemukan satu pun stasiun pengisian daya untuk mobil listrik.

Selain minimnya infrastruktur pengisian daya, Tesla juga akan menghadapi tantangan lain di Arab Saudi. Suhu musim panas yang ekstrem, yang dapat mencapai lebih dari 50 derajat Celsius, berpotensi menguras baterai EV lebih cepat.

Data dari Statista yang diolah oleh Electromaps menunjukkan bahwa hingga tahun 2024, Arab Saudi hanya memiliki 101 stasiun pengisian daya EV, jauh tertinggal dari Uni Emirat Arab (UEA) yang memiliki 261 stasiun meskipun populasinya hanya sepertiga dari Arab Saudi. 

Sebagian besar stasiun pengisian daya pun terkonsentrasi di kota-kota besar, membuat perjalanan jarak jauh melintasi jalan raya gurun menjadi tidak praktis. "Saya pikir pengisian daya mungkin menjadi salah satu, jika bukan yang utama, poin kekhawatiran," kata Carlos Montenegro, General Manager BYD di Arab Saudi, Kamis (10/04/2025).

Ia menambahkan bahwa pengemudi di Arab Saudi cenderung menempuh jarak yang lebih jauh setiap tahunnya dibandingkan pasar lain. Fakta bahwa sekitar 70 persen mobil BYD yang terjual di Arab Saudi adalah model hybrid, bukan EV murni, juga menjadi indikasi tantangan ini.

Kekhawatiran serupa diungkapkan oleh Fahd Abdulrahman, seorang warga Saudi yang sedang melihat-lihat mobil di showroom BYD Riyadh.

Diketahui, sebelumnya, Tesla awalnya kesulitan menembus pasar Arab Saudi akibat perselisihan antara CEO Elon Musk dan Public Investment Fund (PIF), dana kekayaan negara Arab Saudi yang sangat berpengaruh, sejak tahun 2018.

Kini, lanskap politik yang berubah memberikan angin segar bagi Musk. Hubungan antara Riyadh dan Musk dikabarkan membaik sejak keterlibatan aktifnya dalam kampanye pemilihan Presiden AS Donald Trump dan posisinya di pemerintahan Trump. 

Kunjungan kenegaraan Trump ke Arab Saudi dalam beberapa minggu mendatang, yang merupakan perjalanan luar negeri pertamanya, diprediksi akan menjadi momentum penting. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Indonesia Kuasai 80 Persen Pasien Asing, Industri Kesehatan Malaysia Panen dari Wisata Medis

Indonesia Kuasai 80 Persen Pasien Asing, Industri Kesehatan Malaysia Panen dari Wisata Medis

Kamis, 16 Jul 2026 20:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 20:01 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fenomena warga Indonesia berobat ke luar negeri kian menguat, khususnya ke Malaysia. Selain faktor kepercayaan terhadap layanan k…

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kendati belum genap seminggu beroperasi namun program Menu Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo kembali bermasalah.  Ini …

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Selain…

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kejaksaan Negeri Gresik bergeming menyikapi pledoi tiga terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg yang…

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menampilkan dua inovasi unggulan di bidang distribusi tenaga listrik, yakni ASTROLT d…