Pasca Terancam Sanksi, Tesla Diam-diam Hapus Fitur ‘Autopilot’ di Pasar AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fitur autopilot pada Tesla. SP/ JKT
Fitur autopilot pada Tesla. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif ternama, Tesla dikabarkan telah menghentikan penjualan fitur Autopilot di Amerika Serikat berdasarkan konfigurator resmi Tesla di AS. Sebagai gantinya, pabrikan mobil listrik itu hanya menyediakan Traffic Aware Cruise Control sebagai bagian dari paket standar. Langkah ini diduga kuat berkaitan dengan tekanan dari otoritas California.

Sebelumya, Departemen Kendaraan Bermotor California (California DMV) mengancam akan menjatuhkan sanksi berupa penangguhan izin manufaktur dan dealer Tesla selama 30 hari. Ini menyusul dugaan praktik iklan menyesatkan serta menilai penamaan “Autopilot” tidak mencerminkan kemampuan sebenarnya, Selasa (27/01/2026).

Menurut regulator, fitur tersebut sejatinya hanya menggabungkan Traffic Aware Cruise Control dan Autosteer. Traffic Aware Cruise Control berfungsi menjaga kecepatan serta jarak aman dengan kendaraan di depan, sementara Autosteer membantu mobil tetap berada di tengah jalur dan mengikuti tikungan. Namun, kedua teknologi itu dianggap belum layak disebut sebagai sistem autopilot sesungguhnya.

Sehingga, Departemen Kendaraan Bermotor California mengatakan Tesla seharusnya tidak diizinkan untuk menjual fitur Autopilot dengan nama itu karena tidak ada hubungannya dengan autopilot yang sebenarnya. Tekanan terhadap Tesla tak hanya datang dari Amerika Serikat.

Otoritas setempat menilai klaim fitur Full Self-Driving (FSD) berpotensi menyesatkan konsumen, lantaran sistem tersebut belum mampu menghadirkan pengalaman berkendara otonom sepenuhnya. Di mana, banyak pengguna membeli mobil Tesla dengan ekspektasi mendapatkan kemampuan mengemudi otomatis penuh. Padahal, teknologi tersebut masih membutuhkan pengawasan aktif dari pengemudi.

Lebih lanjut, dengan hilangnya Autopilot dari konfigurator Tesla di AS, besar kemungkinan pabrikan itu sedang berupaya mematuhi regulasi California. Di sisi lain, langkah ini juga dinilai sebagai cara Tesla untuk mendorong pelanggan beralih ke paket Full Self-Driving, yang kini ditawarkan dengan biaya langganan sebesar 99 dolar AS atau Rp1,6 juta per bulan. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa fondasi perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja…

IHSG Ditutup Menguat

IHSG Ditutup Menguat

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh kombinasi sentimen dari tingkat…

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya menyebut sektor digital menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif (ekraf ) di Kota…

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan perkiraan Kementerian Keuangan, kebutuhan pembiayaan utang pemerintah Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp…

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Ini adalah terjemahan dari Adagium hukum paling terkenal di dunia: “Summum Ius Summa Iniuria”* (Cicero - Romawi) artinya: Keadilan Ter…

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pendiri Partai Gerindra Rahmat Sorialam Harahap, S.H., meminta Bareskrim Polri mendalami setiap informasi dan petunjuk yang relevan…