Memahami Bitcoin Futures Secara Lengkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

i

SURABAYA PAGI, Jakarta- Dalam beberapa tahun terakhir, dunia keuangan telah mengalami transformasi besar dengan kemunculan aset digital seperti Bitcoin. Cryptocurrency legendaris seperti Bitcoin merubah seluruh pola perdagangan dunia. Menariknya, lebih banyak pilihan untuk berinvestasi dengan berbagai macam teknik trading modern.

Salah satu bentuk inovasi trading futures crypto yang menjadi tren saat ini adalah Bitcoin Futures atau kontrak berjangka Bitcoin. Meski terdengar kompleks, instrumen ini menjadi semakin populer di kalangan investor, baik institusional maupun ritel.

Selain kontrak berjangka yang biasa, bitcoin juga dapat ditemui pada perpetual future, yaitu kontrak berjangka yang memiliki waktu kadaluarsa. Perbedaannya dengan kontrak biasa ada pada sistem leverage dan waktu kadaluarsa funding. Apabila telah melampaui batas waktu funding, maka trading dinyatakan selesai. Biasanya, Bitcoin jenis perpetual ini diberikan tambahan penamaan semisal btc usdt perp, btc idr perp, dsb.

Apa itu Bitcoin Futures?

Dikutip dari Pintu Academy, Bitcoin Futures adalah kontrak derivatif yang memungkinkan investor untuk berspekulasi tentang harga Bitcoin di masa depan tanpa harus memiliki aset dasarnya secara langsung. Dengan kata lain, investor dapat membeli atau menjual kontrak yang mencerminkan nilai Bitcoin pada waktu tertentu, dan menyelesaikan transaksi di tanggal kedaluwarsa dengan harga yang telah disepakati sebelumnya.

Misalnya, jika seorang investor percaya bahwa harga Bitcoin akan naik dalam sebulan, ia bisa membeli kontrak futures hari ini dengan harga tertentu. Jika prediksinya benar, ia bisa menjual kontrak tersebut di kemudian hari untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga.

Sejarah Singkat Bitcoin Futures

Bitcoin Futures pertama kali diluncurkan secara resmi di pasar tradisional pada Desember 2017 oleh dua bursa besar di Amerika Serikat: Chicago Board Options Exchange (CBOE) dan Chicago Mercantile Exchange (CME). Ini menandai momen penting dalam adopsi institusional terhadap Bitcoin, karena kontrak tersebut diperdagangkan di platform yang diatur dan diawasi oleh regulator keuangan AS.

Seiring waktu, produk Bitcoin Futures semakin berkembang. Kini tersedia juga di berbagai platform crypto seperti Binance, Bybit, dan BitMEX, dengan berbagai jenis kontrak termasuk yang tidak memiliki tanggal kadaluarsa (perpetual futures).

Cara Kerja Bitcoin Futures

Secara umum, Bitcoin Futures bekerja seperti kontrak berjangka lainnya. Berikut elemen-elemen penting dari cara kerjanya:

1. Underlying Asset (Aset Dasar)
Dalam hal ini adalah Bitcoin. Namun, investor tidak membeli Bitcoin secara langsung, melainkan kontrak yang mencerminkan nilainya.

2..Tanggal Kadaluarsa
Kontrak memiliki masa berlaku tertentu. Pada tanggal kedaluwarsa, kontrak diselesaikan berdasarkan harga pasar saat itu (settlement), yang bisa berupa cash-settled (dibayar dengan uang tunai) atau physically settled (dibayar dengan aset dasar).

3. Leverage (Pengungkit)
Banyak platform menawarkan fitur leverage, yang memungkinkan trader membuka posisi lebih besar dari modal yang mereka miliki. Misalnya, dengan leverage 10x, trader bisa membuka posisi senilai $10.000 dengan hanya $1.000 modal.

4. Long dan Short
Trader bisa mengambil posisi long jika mereka yakin harga akan naik, atau short jika mereka yakin harga akan turun.

Keuntungan dari Bitcoin Futures

Dengan Bitcoin Futures, investor bisa mendapat keuntungan baik saat harga naik maupun turun. Ini berbeda dari investasi langsung di Bitcoin yang hanya menguntungkan saat harga naik.

1. Hedging (Lindung Nilai)
Pemilik Bitcoin bisa menggunakan kontrak futures untuk melindungi nilai asetnya dari penurunan harga. Misalnya, jika mereka memegang Bitcoin tetapi khawatir harga akan turun, mereka bisa membuka posisi short di pasar futures.

2.Likuiditas Tinggi
Pasar futures, khususnya di platform besar, memiliki volume perdagangan yang besar, yang berarti mudah untuk masuk dan keluar dari posisi.

3. Tidak Perlu Menyimpan Bitcoin
Karena tidak ada kepemilikan langsung terhadap Bitcoin, investor tidak perlu khawatir tentang keamanan dompet digital atau risiko peretasan.

Risiko Bitcoin Futures

1. Volatilitas Tinggi
Bitcoin dikenal sangat volatil, dan ini membuat pasar futures-nya juga sangat fluktuatif. Kerugian bisa terjadi dengan cepat jika pasar bergerak berlawanan dari prediksi.

2.Risiko Leverage
Leverage bisa memperbesar keuntungan, tetapi juga memperbesar kerugian. Salah pengelolaan leverage bisa mengakibatkan margin call atau bahkan likuidasi total posisi.

3. Overtrading
Karena sifatnya yang cepat dan spekulatif, banyak trader tergoda untuk melakukan transaksi berlebihan, yang bisa merugikan dalam jangka panjang.

4. Kompleksitas Produk
Bitcoin Futures lebih kompleks dibandingkan sekadar membeli Bitcoin di bursa. Trader harus memahami konsep-konsep seperti margin, funding rate, dan mark price agar tidak salah langkah.

Jenis-Jenis Kontrak Bitcoin Futures

1. Futures Reguler (Berjangka Waktu)
Memiliki tanggal kadaluarsa tetap. Umumnya ditawarkan di bursa seperti CME dan CBOE.

2. Perpetual Futures
Tidak memiliki tanggal kadaluarsa. Kontrak ini populer di bursa crypto seperti Pintu, Binance, dan Bybit. Harganya dijaga tetap dekat dengan harga spot melalui mekanisme funding rate.

3. Inverse dan Linear Futures
Linear futures menggunakan USDT atau USD sebagai margin dan unit perhitungan keuntungan.
Inverse futures menggunakan Bitcoin sebagai margin, jadi keuntungan dan kerugian dihitung dalam Bitcoin.

Peran Bitcoin Futures dalam Ekosistem Crypto

1. Menarik Investor Institusional
Dengan adanya produk derivatif yang diatur seperti Bitcoin Futures di CME, banyak investor besar merasa lebih nyaman untuk masuk ke pasar crypto.

2. Menstabilkan atau Memperkuat Volatilitas?
Ada perdebatan apakah futures membuat pasar lebih stabil dengan menyediakan sarana lindung nilai, atau justru menambah volatilitas karena spekulasi berlebihan.

3. Indikator Sentimen Pasar
Open interest dan volume kontrak futures sering digunakan sebagai indikator untuk mengukur minat dan arah sentimen pasar.

Strategi Populer dalam Perdagangan Bitcoin Futures

1. Carry Trade
Memanfaatkan perbedaan antara harga futures dan harga spot. Jika futures diperdagangkan lebih tinggi dari spot, trader bisa short futures dan long spot untuk mendapat untung dari konvergensi harga.

2. Scalping dan Day Trading
Strategi ini memanfaatkan pergerakan harga jangka pendek untuk mencari keuntungan cepat, biasanya dengan leverage tinggi.

3. Hedging Posisi Spot
Strategi umum bagi pemegang aset jangka panjang untuk melindungi dari koreksi harga.

Apa itu Likuidasi dalam Trading Crypto?

Likuidasi adalah proses di mana posisi terbuka seorang trader ditutup secara otomatis ketika margin usage mencapai 100%. Dalam perdagangan futures, saat seorang trader mengambil posisi leverage, kemudian pasar bergerak berlawanan dari posisi yang sudah diambil, maka mereka berisiko untuk ditutup posisinya oleh exchange. Hal ini akan menyebabkan trader kehilangan dana.

Banyak trader menggunakan leverage untuk meningkatkan potensi keuntungan. Namun, karena pasar crypto sangat fluktuatif, penggunaan leverage juga meningkatkan risiko likuidasi. Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.rk

Tag :

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…