Kondisi Geopolitik Global Tak Menentu

DPRD Kota Surabaya Dorong Pemkot Lakukan Penyempurnaan RPJMD 2025-2029

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam kondisi global yang tidak menentu. DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menyusun Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) agar adaptif pada kondisi global.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni menyampaikan, agar Pemkot melakukan penyusunan ulang atau penyempurnaan RPJMD Kota Surabaya 2025-2029. Hal itu dilakukan mengingat kondisi geopolitik global yang kini banyak mengalami perubahan.

Menurutnya RPJMD merupakan bagian dari implementasi visi misi Wali Kota Eri dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji ketika pemilu 2024. Saat itu, kondisi geopolitik global belum seperti sekarang.

"Belum ada perang tarif Amerika dan lainnya. Nah, RPJMD ini perlu disempurnakan dengan melihat situasi saat ini,” ungkap Arif Fathony, senin,(21/4).

Fathony melanjutkan, dampak ekonomi global terkait perang tarif mungkin belum dirasakan. Namun, akan ada dampak jangka panjang yang bakal dialami masyarakat. Diantaranya, daya beli menurun, pertumbuhan ekonomi melambat, kemampuan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi juga kian turun, dan berkurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Nilai tukar rupiah juga sangat fluktuatif, ditandai dengan harga emas yang sampai saat ini sangat rollercoaster. Ini jadi sinyal bahwa ekonomi di 2025 penuh dengan ketidakpastian,” ungkap Fathoni.

Fathoni mendorong Pemkot untuk menyusun RPJMD Kota Surabaya 2025-2029 lebih adaptif dengan situasi ekonomi saat ini. Sebab, hal itu berpengaruh pada daya beli masyarakat dan kemampuan dalam pembayaran pajak serta retribusi.

“Terlebih, sumber utama pembangunan Pemkot Surabaya itu bersumber dari pajak dan retribusi yang dibayarkan masyarakat. Baik dari bagi hasil pemerintah pusat ke daerah maupun retribusi yang masuk langsung ke kas daerah,” terang Fathoni.

Melihat kondisi saat ini, situasi ekonomi global bisa menjadi referensi dalam penyusunan RPJMD 2025-2029. Penentuan penerimaan pajak dan retribusi juga bisa lebih realistis. Karena RPJMD ini untuk jangka lima tahun mendatang, maka paling tidak adaptasi ini sangat penting untuk diperhatikan.

"Karena itu berpengaruh terhadap daya beli masyarakat dan kemampuan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi daerah. Karena sumber pembangunan pemerintah kota itukan pajak dan retribusi," ujarnya.

Fathoni juga mengingatkan agar RPJMD ke depan tidak melulu bicara proyek besar, tapi harus tajam pada isu pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja. Terutama, karena tantangan ekonomi akan memaksa masyarakat fokus pada kebutuhan primer seperti pangan dan pendidikan anak.

"Apalagi ketika ekonomi lesu itukan pasti terjadi kejadian pengakhiran hubungan kerja di beberapa sektor pekerjaan. Nah itu juga perlu diperhatikan karena berkaitan juga dengan target pengentasan kemiskinan," pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Sepi Pembeli, Harga Daging Sapi di Pasar Porong Tembus hingga Rp140 Ribu/Kg

Sepi Pembeli, Harga Daging Sapi di Pasar Porong Tembus hingga Rp140 Ribu/Kg

Minggu, 19 Jul 2026 14:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pada umumnya, setelah Hari Raya Idul Adha harga daging umumnya cenderung turun karena pasokan melimpah. Namun tahun ini justru…

Usai MBG Kembali Beroperasi, Harga Ayam Melonjak di Kota Malang Alami Kenaikan

Usai MBG Kembali Beroperasi, Harga Ayam Melonjak di Kota Malang Alami Kenaikan

Minggu, 19 Jul 2026 13:51 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Diduga akibat beroperasinya kembali SPPG untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sejumlah komoditas khususnya harga…

Petani Meringis! Tanaman Sayur Busuk dan Mati Dampak Fenomena Embun Upas di Ijen Bondowoso

Petani Meringis! Tanaman Sayur Busuk dan Mati Dampak Fenomena Embun Upas di Ijen Bondowoso

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Kawasan Ijen, Bondowoso kembali diselimuti fenomena embun upas atau embun salju yang menciptakan pemandangan yang eksotis,…

Surabaya Dipilih Jadi Kota Pembuka RunXperience 2026, Angkat Potensi Komunitas Lari dan UMKM

Surabaya Dipilih Jadi Kota Pembuka RunXperience 2026, Angkat Potensi Komunitas Lari dan UMKM

Minggu, 19 Jul 2026 13:19 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ajang lari bertajuk RunXperience 2026 digelar di Surabaya sebagai kota pembuka sebelum dilanjutkan di Jakarta pada Oktober mendatang. K…

Dipicu Musim Kemarau dan Suhu Dingin, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Kota Malang Naik

Dipicu Musim Kemarau dan Suhu Dingin, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Kota Malang Naik

Minggu, 19 Jul 2026 12:28 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Imbas musim kemarau dengan suhu dingin membuat harga sejumlah sayur di pasar tradisional Kota Malang merangkak naik. Bagaimana…

Pentingnya Keselamatan di Perlintasan, PT KAI Daop 7 Madiun Gelar Edukasi Proaktif di Sekolah

Pentingnya Keselamatan di Perlintasan, PT KAI Daop 7 Madiun Gelar Edukasi Proaktif di Sekolah

Minggu, 19 Jul 2026 11:44 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengambil langkah…