SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan ketahanan pangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mendorong masyarakat setempat meningkatkan konsumsi ikan untuk memenuhi kecukupan gizi, utamanya di kalangan anak-anak.
"Konsumsi ikan itu penting untuk dikenalkan dan dilakukan sejak usia dini sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan dan hilirisasi sumber daya manusia (SDM). Maka kita biasakan anak-anak gemar makan ikan. Otomatis gizinya masuk, mereka juga akan tumbuh cerdas," ujar Wali Kota Maidi, Rabu (23/04/2025).
Wali Kota Maidi, mengungkap jika upaya peningkatan konsumsi ikan tersebut terus digalakkan guna mewujudkan generasi emas dan ketahanan pangan di wilayah setempat. Selain sehat, konsumsi ikan juga bauk untuk mencegah kasus stunting.
Selain itu, Pemkot melalui dinas terkait giat melakukan sosialisasi program Gemarikan ke sekolah-sekolah dan kelompok masyarakat, diantaranya lomba serta pelatihan membuat masakan olahan ikan dengan melibatkan kader PKK, UMKM, dan posyandu yang berhubungan langsung dengan balita, mengingat ikan juga berperan dalam pemenuhan gizi untuk mencegah stunting.
Berdasarkan data DKPP Kota Madiun, tingkat konsumsi ikan di wilayah tersebut mencapai 42,58 kilogram per kapita, yang mengalami kenaikan jika dibanding periode sebelumnya yang tercatat sebesar 31,47 kilogram per kapita.
Selain itu, dalam kegiatan Gemarikan tersebut, diisi dengan berbagai aktivitas seperti menebar benih ikan lele dan nila serta menangkap ikan yang dilakukan anak-anak sekolah dasar.
Anak-anak tersebut antusias menangkap ikan nila berbagai ukuran dengan menggunakan jaring yang telah disediakan. Hasil tangkapan bisa dibawa pulang dan dinikmati bersama keluarga.
Pasalnya, kegiatan Gemarikan tak hanya menyenangkan dan edukatif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membentuk generasi sehat, kuat, dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045. md-01/dsy
Editor : Desy Ayu