Jembatan Putus, Warga Probolinggo Gunakan Perahu Gethek untuk Akses Penyebrangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah warga di Dusun Lagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron dengan Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo menggunakan gethek untuk akses penyebrangan. SP/ PRB
Sejumlah warga di Dusun Lagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron dengan Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo menggunakan gethek untuk akses penyebrangan. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Rusaknya jembatan penghubung Desa Brabe dan Desa Condong beberapa bulan lalu lantaran diterjang banjir bandang membuat sejumlah warga memilih menggunakan gethek sebagai alternatif akses penyebrangan sementara.

Pasalnya, jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya penghubung antar desa dan segala aktivitas warga sekitar hingga akses siswa untuk pergi ke sekolah. Apalagi akses jalan kedua desa itu memang dipisahkan sungai. Akhirnya, warga memilih menggunakan gethek.

Perahu rakitan ini dibuat sederhana dengan menggunakan tong plastik kemudian diperkokoh dengan bambu. Setiap kali ada warga atau pun siswa hendak menyeberang, sudah ada dua operator yang siap membantu. 

Para warga juga harus menyiapkan uang Rp 2 ribu untuk diberikan kepada operator setiap kali ingin menyeberang. Meski sedikit berbahaya, namun hal tersebut tidak jadi masalah untuk menjalankan aktivitas.

"Sebenarnya takut kalau naik gethek ini, cuma mau gimana lagi kalau sudah tidak ada alternatif lain lagi, bisa naik sepeda motor tapi sangat jauh. Anak yang mau sekolah juga naik ini," kata Toyibah, salah seorang warga setempat, Senin (28/04/2025).

Tidak hanya warga sekitar saja, namun juga puluhan siswa di RT 17, 18, 19, 20, Dusun Lagin, Desa Brabe, juga menggunakan gethek agar sampai ke desa sebelah untuk beraktivitas seperti belanja ke pasar atau ke tempat-tempat lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Brabe, Sunardi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkab Probolinggo untuk perbaikan jembatan tersebut. Hasilnya, pembangunan jembatan akan dilakukan tahun 2026.

"Harapan semua tetap sama, ingin ada jembatan agar anak sekolah atau warga yang ingin beraktivitas ke desa lain tidak harus pakai perahu gethek. Kalau sudah ada jembatan, perputaran ekonomi akan kembali normal juga," ungkap Sunardi. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Saat ini progres revitalisasi Pasar Banyuwangi telah mencapai sekitar 95 persen dan saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek juga turut serta…

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mendorong percepatan transformasi digital pelaku usaha m…

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang musim haji 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Tenaga Kesehatan Haji Kloter asal Kota Malang, memastikan telah…

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Demi menjaga keterbatasan stok dan menstabilkan harga minyak MinyaKita, kini Satgas Pangan Pasuruan mendistribusikan 9.600 liter…

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna agar para siswa lebih fokus untuk belajar, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Pamekasan, Jawa Timur melarang semua siswa…