SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mutasi Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, anak Jenderal purnawirawan Try Sutrisno, tanggal 29 April, dianulir Panglima TNI lagi.
Jadi, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, tetap menjabat Pangkogabwilhan I usai sempat dimutasi Panglima TNI Agus Subiyanto menjadi Staf Khusus KSAD.
Pembatalan mutasi itu tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554.a/IV/2025 yang ditetapkan 30 April 2025, ditandatangani oleh Kepala Sekretaris Umum (Setum) TNI Brigjen Mohammad Sjahroni.
Surat itu membatalkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.
"Jadi memang telah dikeluarkan surat keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554.a/IV/2025 tanggal 30 April 2025 yang berisi tentang adanya perubahan dari Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 yang dikeluarkan pada tanggal 29 April 2025," kata Kapuspen TNI Brigjen Kristomei Sianturi dalam konferensi pers daring, Jumat (2/5).
Dalam surat keputusan itu tertulis pula enam nama perwira tinggi lain yang dibatalkan mutasinya selain Letjen Kunto.
Surat itu telah dikonfirmasi Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Kristomei Sianturi.
"Jadi memang telah dikeluarkan surat keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554.a/IV/2025 tanggal 30 April 2025 yang berisi tentang adanya perubahan dari Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 yang dikeluarkan pada tanggal 29 April 2025," kata Kristomei dalam pernyataan resmi, Jumat (2/5).
Adik Irjen Pol (Purn) Firman
Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, lulus dari Akademi Militer (Akmil) 1992. Dia mengawali karier militernya di Satuan Lintas Udara (Linud) 502/Ujwala Yudha.
Saat itu, Kunto pernah menjadi Danton Yonif Linud 502/Ujwala Yudha hingga Danton Yonif Linud 412/Bharata Eka Sakti. Dari sini, dia mulai membangun reputasi dan kariernya.
Pada 2007, Kunto menjabat Kasi 2/Ops Kore 083/Baladhika Jaya. Dia kemudian beberapa kali pindah menjalani tugas berbeda yakni Danyonif 500/Raider, Kasbrigif 13/Galuh (2010-2012), Danbrigif 6/Trisakti Baladaya (2012-2013), Asops Kasdam IX/Udayana (2014-2016), Danrem 044/Garuda Dempo (2016-2018), hingga Danpuslatpur Kodiklatad (2018-2019).
Kunto akhirnya pecah bintang 1 saat ditunjuk menjadi Danrem 032/Wirabraja pada 2019. Kurang lebih setahun berselang, dia digeser menjadi Kasdam III/Siliwangi menggantikan Dwi Jati Utomo.
Nama adik Irjen Pol (Purn) Firman Santyabudi ini semakin dikenal saat diangkat menjadi Pangdivif 3/Kostrad tahun 2021. Posisi ini membuatnya menyandang pangkat Mayor Jenderal atau setara bintang 2.
Setelahnya, Kunto mendapat kepercayaan menduduki posisi Pangdam III/Siliwangi (2022-2023). Saat itu, dia menggantikan Jenderal Agus Subiyanto yang beralih menjadi Wakil KSAD.
Setahun lebih memimpin Kodam III/Siliwangi, Kunto dirotasi menjadi Wadankodiklatad pada pertengahan 2023. Pada tugas baru itu, dia menggantikan posisi Mayjen Candra Wijaya.
Awal tahun 2025, Kunto diangkat menjadi Pangkogabwilhan I menggantikan Laksdya Rachmad Jayadi. Bersama tugas barunya, dia resmi menyandang pangkat Letjen TNI atau jenderal bintang 3.
Kurang dari 4 bulan menjabat, Kunto kembali masuk daftar mutasi TNI. Pada akhir April 2025, dia digeser menjadi Staf Khusus KSAD.
Posisi lamanya sebagai Pangkogabwilhan I diberikan kepada Laksda TNI Hersan yang sebelumnya menjabat Pangkoarmada III. erc/jk/rmc
Editor : Raditya Mohammer Khadaffi