SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo melaporkan sebanyak 461 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 16 Mei 2025 mendatang melalui Embarkasi Surabaya. Sedangkan keberangkatannya ke tanah suci dijadwalkan berlangsung pada 17 Mei mendatang.
Ratusan jamaah tersebut akan terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 52 dan 53. Dari total tersebut, empat orang merupakan petugas kloter dan dua lainnya dari Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).
"Untuk kloter 52 dan 53 masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 16 Mei. Selanjutnya mereka terbang melalui Embarkasi Juanda Surabaya pada 17 Mei," ujar Kemenag Ponorogo, Moch. Nurul Huda, Minggu (04/05/2025).
Lebih lanjut, Huda mengatakan, untuk kloter 52 terdiri atas jamaah asal Ponorogo, Kota Madiun, Magetan, dan Sidoarjo, sementara kloter 53 seluruhnya diisi oleh jamaah asal Ponorogo sebanyak 376 orang.
"Untuk kloter 52 juga akan didampingi petugas gabungan dari Kota Madiun dan Jawa Timur," katanya.
Dan untuk jemaah kloter 52 masuk asrama haji Sukolilo Surabaya pada jam 20.15 WIB, berangkat ke tanah suci jam 20.15 WIB pada 17 Mei. Sedangkan kloter 53 sampai ke asrama Haji Surabaya jam 21.00, dan berangkat ke Makkah jam 23.40 WIB pada 17 Mei.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang turut hadir juga turut menyampaikan pesan kepada para calon jamaah haji untuk senantiasa menjaga kesehatan dan menjunjung semangat gotong royong selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Yang muda-muda tolong saling membantu, terutama kepada jamaah yang sudah sepuh. Kebersamaan sangat penting karena tidak semua hal diajarkan saat manasik, termasuk hal-hal kecil seperti ke kamar mandi," ujar Bupati.
Sebagai informasi, untuk jemaah haji termuda atas nama Habna Tsabita Fitri (18) warga Jl. Ir. Juanda Gg. VI/06 Tonatan, Ponorogo. Sedangkan jemaah haji tertua atas nama Misringah (90) warga Dukuh Sawahan RT.02/RW.01 Gandu Kepuh, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. pn-01/dsy
Editor : Desy Ayu