Purnawirawan TNI dan Polri, Mulai Dukung-Mendukung

author Erick Kresnadi Koresponden Jakarta

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komaruddin Simanjuntak bersama Wiranto, Agum Gumelar, dan sejumlah purnawirawan TNI dan Polri dengan tegas mendukung pemerintahan Prabowo.
Komaruddin Simanjuntak bersama Wiranto, Agum Gumelar, dan sejumlah purnawirawan TNI dan Polri dengan tegas mendukung pemerintahan Prabowo.

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sejumlah purnawirawan TNI dan Polri, termasuk Agum Gumelar dan Wiranto, berkumpul untuk menyatakan sikap dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

"Forum Purnawirawan TNI, juga dukung Pak Prabowo. Baca 8 poin lengkap berjudul menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI," kata seorang purnawirawan TNI, yang ikut tanda tangan, kepada Surabaya Pagi, Minggu (4/5/2025).

Presiden Prabowo Subianto, telah menerima perwakilan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) di Istana Kepresidenan Jakarta.

Plt Ketum PPAD Mayjen (Purn) Komaruddin Simanjuntak mengatakan pertemuan itu hanya membahas halalbihalal.

"Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) menyampaikan penjelasan bahwa pertemuan dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada sore hari tanggal 30 April 2025 yang lalu. Sepenuhnya hanya melaporkan dan membahas rencana acara halalbihalal para Purnawirawan TNI-Polri yang rencananya akan mengundang Presiden Prabowo Subianto," kata Komaruddin dalam keterangannya, Minggu (4/5/2025).

Komaruddin menegaskan, dalam pertemuan dengan Prabowo, panitia acara halalbihalal hanya memaparkan terkait jadwal pelaksanaan, tempat dan siapa saja yang diundang dalam acara Halal Bihalal tersebut. Acara halalbihalal itu rencananya akan digelar pada tanggal 6 Mei 2025 di Balai Kartini, Jakarta Selatan.

 

Ajakan Wiranto Dkk

Para pensiun tentara dan polisi itu menegaskan dukungan terhadap program pemerintah. Wiranto dkk. juga mengajak masyarakat mendukung kelancaran program nasional.

"Purnawirawan TNI-Polri mendukung sepenuhnya program pemerintah sesuai dengan asta cita," ungkap Plt. Ketua Umum PPAD Mayjen (Purn.) Komaruddin Simanjuntak melalui video, Sabtu (3/5).

Dalam pernyataan itu, mereka juga menyinggung solidaritas TNI-Polri. Mereka berpendapat hubungan solid TNI dan Polri perlu terus dijaga karena menjadi jaminan NKRI tetap tegak.

"Purnawirawan TNI-Polri walaupun sudah purna tugas, tetapi belum purna pengabdian, tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Tri Brata. Sehingga purnawirawan TNI-Polri tetap setia dan taat kepada konstitusi," ucap Komaruddin.

Pernyataan sikap itu diikuti Ketua Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) Laksamana (Purn.) Siwi Sukma Adji, Ketua Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU) Marsekal (Purn.) Yuyu Sutisna, dan Ketua Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) Jenderal (Purn.) Agum Gumelar.

Hadir pula Ketua Umum Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Letjen (Purn.) H.B.L Mantiri dan Ketua PP Polri Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri. Selain itu, ada Mantan Panglima ABRI sekaligus Penasihat Presiden Bidang Politik dan Keamanan Jenderal (Purn.) Wiranto.

 

Presiden Pahami Delapan Tuntutan

Presiden Prabowo melalui Penasihat Khusus Presiden bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Wiranto mengatakan, pihaknya memahami delapan tuntutan yang disampaikan oleh forum tersebut karena masih satu almamater. Kendati begitu, pihaknya tak bisa serta-merta menjawab langsung sejumlah tuntutan.

“Bagi Presiden tuntutan itu tidak mudah. Karena itu, Presiden perlu mempelajarinya lebih dahulu. Karena itu masalah-masalah yang tidak ringan, masalah yang sangat fundamental,” kata dia di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis, 24 April 2025

Selain itu, Wiranto berujar, Kepala Negara juga tidak bisa merespons permintaan Forum Purnawirawan TNI lantaran di luar kekuasaannya sebagai presiden. Menurut Wiranto, Indonesia menganut sistem Trias Politika yang memisahkan lembaga Yudikatif, Eksekutif, dan Legislatif. Sistem itu yang membuat kekuasaan presiden terbatas.

“Tidak bisa saling mencampuri di situ. Maka usulan-usulan yang bukan bidangnya presiden, bukan domain presiden. Tentu presiden tidak akan ya menjawab atau merespons itu,” kata Wiranto.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan atau Kemenhan Frega Wenas tidak mau banyak berkomentar mengenai usulan ganti Wapres tersebut. Frega mengatakan sebaiknya isu ini ditanya ke Legiun Veteran Republik Indonesia. Frega mengatakan Kemenhan mengacu kepada pemerintah yang dijalankan melalui proses yang resmi.

“Terpilih secara resmi. Kami menghormati itu dan akan tetap patuh pada keputusan pimpinan di level nasional,” katanya di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Jumat, (25/4/ 2025)

 

Sikap Terhadap Pemerintahan Prabowo

Sebelumnya, sejumlah purnawirawan TNI yang tergabung dalam Forum Purnawirawan Prajurit TNI menyatakan delapan poin sikap terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Salah satu poin sikap mereka adalah meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diganti. Mereka beralasan proses pemilihan Gibran melanggar hukum.

Kelompok ini terdiri dari mantan Wapres Try Sutrisno, Fachrul Razi, Tyasno Soedarto, Slamet Soebijanto, dan Hanafie Asnan.

 

Pernyataan Seratusan Pensiunan Tentara

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Abdullah Mahmud Hendropriyono, mengatakan pernyataan yang disampaikan seratusan pensiunan tentara yang meminta Gibran Rakabuming Raka dicopot sebagai wakil presiden telah terukur.

"Tidak akan keluar dalam bidang ideologi, Pancasila, UUD 1945," katanya ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta pada Sabtu, 26 April 2025.

Hendropriyono berujar bahwa tuntutan para purnawirawan TNI itu sebagai aspirasi. Dia mengatakan, di negara demokrasi penyampaian aspirasi sah-sah saja. "Tapi yang penting, kalau harapan saya, selalu kita menjaga stabilitas nasional," katanya. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Komitmen Permudah Layanan Publik, Pemkab Jember Hadirkan MPP Mini di Wilayah Pinggiran

Komitmen Permudah Layanan Publik, Pemkab Jember Hadirkan MPP Mini di Wilayah Pinggiran

Jumat, 24 Apr 2026 13:01 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai upaya mendekatkan sejumlah layanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan Mal Pelayanan Publik…

Demi Verval Data Warga Miskin, Guru di Jember Rela Tempuh Jarak Jauh hingga Medan Ekstrem

Demi Verval Data Warga Miskin, Guru di Jember Rela Tempuh Jarak Jauh hingga Medan Ekstrem

Jumat, 24 Apr 2026 12:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru ini, salah seorang guru di Jember harus menempuh perjalanan sulit termasuk medan ekstrem di wilayah terpencil saat…

Pemkab Dorong Penataan Berkelanjutan, Alun-alun Jombang Bersih dari PKL Liar

Pemkab Dorong Penataan Berkelanjutan, Alun-alun Jombang Bersih dari PKL Liar

Jumat, 24 Apr 2026 12:34 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Demi arus lalu lintas yang lebih lancar serta meningkatnya kenyamanan bagi pengunjung, program penataan kawasan Alun-alun Jombang…

Dongkrak Sektor Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Dorong Kebijakan Presisi

Dongkrak Sektor Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Dorong Kebijakan Presisi

Jumat, 24 Apr 2026 12:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka mendongkrak sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi perekonomian masyarakat, Pemerintah…

Uji Coba Drone Semprot Pupuk Disambut Antusias Sejumlah Petani di Bojonegoro 

Uji Coba Drone Semprot Pupuk Disambut Antusias Sejumlah Petani di Bojonegoro 

Jumat, 24 Apr 2026 12:14 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 12:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Terbaru, sektor pertanian kini didukung dengan alat-alat canggih untuk mempermudah para petani, salah satunya di areal…

Tahun 2027, Pemkot Madiun Target Tambahkan 10 Ribu Peserta Pro JKK-JKM

Tahun 2027, Pemkot Madiun Target Tambahkan 10 Ribu Peserta Pro JKK-JKM

Jumat, 24 Apr 2026 11:46 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah dan fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur khususnya untuk membantu keluarga penerima ketika terjadi…