Jokowi Bereaksi Soal Pencopotan Gibran dan Ijazahnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Joko Widodo saat melaporkan Roy Suryo Dkk di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Joko Widodo saat melaporkan Roy Suryo Dkk di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi, tampak santai tanggapi usulan  Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang mengusulkan putra sulungnya yang juga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dicopot dari jabatannya. Pada hari yang sama, ia juga tanggapi soal ijasahnya yang dituding palsu. "Itu hal biasa. usulan tersebut sebagai aspirasi dari sebagian masyarakat. Ya itu sebuah aspirasi, sebuah usulan ya boleh-boleh saja dalam negara demokrasi seperti kita," kata dia saat ditemui di kediamannya di Solo, Senin (5/5).

Sebelumnya, telah beredar sebuah foto dari dokumen pernyataan sikap ini di WhatsApp. Beberapa pensiunan TNI yang tergabung dalam Forum Purnawirawan Prajurit TNI mengajukan usulan untuk mengganti Wakil Presiden Gibran. Dokumen tersebut mendapat dukungan dari 103 jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel. Di antara para penandatangan terdapat mantan wakil presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.

Jokowi mengatakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka secara sah memenangi Pemilihan Umum 2024.

"Semua orang sudah tahu bahwa Pak Presiden Prabowo Subianto dan Pak Wapres Gibran Rakabuming Raka sudah mendapatkan mandat dari rakyat lewat pemilihan umum," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan Putusan MK tersebut telah berkali-kali digugat oleh beberapa pihak.

"Ya itu semua kan sudah berproses semuanya. Sudah ada gugatan berapa kali," kata dia.

Sebelumnya, Forum Purnawirawan Prajurit TNI menganggap proses pemilihan Gibran melanggar Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pembatasan usia capres dan cawapres telah melanggar hukum acara MK dan UU Kekuasaan Kehakiman.

 

Rendahkan Saya Serendah-rendahnya

Terkait keaslian ijazah pendidikannya, Jokowi menepis langkahnya melaporkan Roy Suryo dkk yang mempersoalkan keaslian ijazah pendidikannya ke polisi sebagai sebuah kriminalisasi.

Tudingan kriminalisasi dialamatkan sejumlah pihak ke Jokowi setelah ia melaporkan Roy Suryo cs ke Polda Metro Jaya pekan lalu.

Menurut Jokowi, pihak-pihak yang mempersoalkan keaslian ijazahnya telah merendahkan martabatnya.

"[Ijazah] ini kan bukan obyek penelitian," kata Jokowi.

"Sudah menuduh ijazah saya ijazah palsu. Sudah merendahkan saya serendah-rendahnya," imbuhnya saat ditemui di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Senin (5/5).

Jokowi pun memastikan pihaknya akan mengikuti proses hukum yang berlangsung.

"Ya nanti dibuktikan lewat proses hukum. Nanti akan kita lihat proses di pengadilan seperti apa," kata dia.

Tak hanya itu, Jokowi mengatakan ia melaporkan Roy Suryo dkk sebagai bentuk pembelajaran bagi semua pihak. Jokowi menilai saat ini Indonesia membutuhkan kekompakan dan persatuan di tengah tantangan global yang kian berat.

"Terutama elite-elite dan seluruh masyarakat agar tantangan berat yang dihadapi semua negara, yang kita hadapi itu bisa kita selesaikan," kata Jokowi.

"Harus semuanya berangkulan, bersatu menghadapi tantangan global yang tidak mudah," lanjut ayah dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka tersebut. n erc, da, rmc

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…