Puluhan Produk Berbahan Babi Ditemukan di Toko-toko Ritel Banyuwangi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satgas pangan di Banyuwangi temukan produk halal tapi mengandung bahan babi. SP/ BYW
Satgas pangan di Banyuwangi temukan produk halal tapi mengandung bahan babi. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Satgas Pangan yang menggelar inspeksi mendadak (sidak) berhasil menemukan puluhan produk berbahan atau yang mengandung babi di sejumlah toko retail di Banyuwangi, Jawa Timur. Padahal produk tersebut terdapat label halal. 

Sedangkan, gelaran sidak tersebut menyusul peringatan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait sejumlah produk yang mengandung bahan nonhalal. Lalu, untuk sidak masih dilakukan di wilayah Kecamatan Banyuwangi. Selanjutnya akan diperluas secara bertahap ke sejumlah kecamatan lainnya.

Sementara itu, satgas pangan yang terdiri dari Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, Dinas Kesehatan dan Polresta Banyuwangi itu menyasar sejumlah toko modern di kecamatan Banyuwangi diantaranya 510, Crystal Grosir, Roxy Square, Sandi Mart, Arjuna, dan Ramayana mall.

Hasilnya, petugas menemukan sebanyak 29 bungkus produk yang mengandung bahan babi. Diketahui, produk tersebut yakni dengan label dagang ChompChomp Car Mallow.

"Produk ditemukan di salah satu toko. Produk-produk yang ditemukan langsung disita dan tidak diperbolehkan kembali dijual di pasaran," kata Kepala Diskopumdag Banyuwangi Nanin Oktaviantie, Selasa (06/05/2025).

Pihaknya juga meminta masyarakat aktif memantau informasi resmi dari BPOM melalui perangkat digital masing-masing untuk mengetahui daftar produk bermasalah. Serta diimbau agar lebih teliti dalam membeli makanan kemasan. Apalagi produk ini merupakan makanan jajanan yang biasa dikonsumsi anak-anak.

"Masyarakat kini bisa mengakses langsung data produk yang mengandung bahan terlarang lewat gadget mereka," ujarnya.

Tak lupa, Nanin menyebut, tidak ada konsekuensi bagi toko yang menjual produk tersebut. Karena mereka juga tidak mengetahui terkait temuan tersebut. "Hanya saja kami tegaskan kepada pemilik toko agar tidak menjual kembali produk yang sudah kami tarik," terang Nanin.

Sebagai informasi, untuk produk yang berbahan babi ini diimpor melalui perusahaan yang berlokasi di Indonesia, diantaranya Corniche Fluffy Jelly, Corniche Marshmallow Rasa Apel Bentuk Teddy, ChompChomp Car Mallow, ChompChomp Flower Mallow,

Lalu ChompChomp Marshmallow Bentuk Tabung (Mini Marshmallow), Hakiki Gelatin, Larbee - TYL Marshmallow Isi Selai Vanila, AAA Marshmallow Rasa Jeruk dan SWEET ME Marshmallow Rasa Cokelat. by-01/dsy

Berita Terbaru

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pagi-Usai diterpa krisis jabatan setingkat kepala dinas pasca OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Pemerintah Kabupaten Ponorogo…

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komisi III DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat evaluasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semester I Tahun A…

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

SURABAYA, Surabaya Pagi-Nama politikus yang juga mantan Bupati Ponorogo periode 2015-2019 Ipong Muchlison, terseret dalam persidangan kasus dugaan korupsi…

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Kampung Lumpia Ngaglik, Surabaya, yang belakangan viral di m…

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan berkedok Corporate Social Responsibility (CSR) dan g…

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Musim panen serentak, harga gabah di tingkat petani di Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang masih bertahan tinggi pada…